Waspada Macet! Ini 5 Lokasi Unjuk Rasa di Jakarta Pusat Jumat Siang

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Waspada Macet! Ini 5 Lokasi Unjuk Rasa di Jakarta Pusat Jumat Siang Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta massa unjuk rasa di lima titik strategis menjaga akomodasi umum.(Dok. Antara)

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengimbau seluruh peserta unjuk rasa nan menggelar tindakan di sejumlah titik strategis ibu kota pada Jumat (19/6) untuk menjaga ketertiban. Pramono menekankan agar massa tidak merusak fasilitas umum selama menyampaikan aspirasi.

“Yang paling penting, ungkapan untuk ekspresi ini jangan kemudian merusak akomodasi umum,” ujar Pramono di Jakarta Pusat, Jumat. Ia menegaskan bahwa akomodasi umum adalah milik seluruh penduduk Jakarta, sehingga kerusakan nan terjadi hanya bakal merugikan masyarakat luas.

Berdasarkan info nan dihimpun, terdapat lima titik konsentrasi massa nan berpotensi memicu kepadatan lampau lintas di Jakarta Pusat hari ini, ialah area Monas, Gedung DPR/MPR, Bundaran HI, Tugu Tani, dan Kementerian Keuangan. Sebanyak 4.264 personel campuran kepolisian telah disiagakan untuk mengamankan jalannya aksi.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Inspektur Satu (Iptu) Erlyn Sumantri, menjelaskan bahwa rangkaian tindakan dimulai sejak pukul 09.00 WIB oleh Dewan Pengurus Nasional Tani Merdeka Indonesia di Jalan Medan Merdeka Selatan. Aksi bersambung di depan Gedung DPR/MPR oleh Kepresma Universitas Trisakti pada pukul 10.00 WIB, serta tindakan mahasiswa di Bundaran HI pada pukul 11.00 WIB.

Memasuki siang hari pukul 13.00 WIB, massa dari Gabungan Mahasiswa dan Pemuda Nusantara dijadwalkan menggelar tindakan di area Tugu Tani dan instansi Kementerian Keuangan.

"Saya betul-betul mengimbau, meminta, siapa pun nan melakukan unjuk rasa di Jakarta, jangan merusak akomodasi umum. Itu saja," tegas Pramono.

Panduan Jalur Alternatif:

  • Arah Sudirman-Thamrin: Gunakan Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Fachrudin, alias area Tanah Abang dan Cideng.
  • Arah Monas-Tugu Tani: Melalui Jalan Cikini Raya, Jalan Diponegoro, alias Jalan Salemba Raya.
  • Arah DPR/MPR Senayan: Manfaatkan Tol Dalam Kota alias jalur pengganti Jalan Palmerah Utara dan Jalan Asia Afrika.
  • Arah Pasar Baru-Lapangan Banteng: Hindari depan Kemenkeu, gunakan Jalan Industri alias Jalan Gunung Sahari.

Pihak kepolisian mengimbau pengguna jalan untuk menghindari ruas-ruas jalan nan menjadi titik tindakan guna menghindari terjebak kemacetan panjang. Masyarakat diharapkan tetap memantau perkembangan situasi lampau lintas terkini melalui kanal info resmi. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia