Waspada Lonjakan Diabetes pada Remaja, Kemenkes Ungkap 6 Cara Pencegahan

Sedang Trending 4 hari yang lalu
Waspada Lonjakan Diabetes pada Remaja, Kemenkes Ungkap 6 Cara Pencegahan Lonjakan glukosuria jenis 2 pada remaja dan anak SMP.(Dok. Magnific)

WAKIL Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, menyatakan bahwa perubahan pola hidup menjadi pemicu utama kejadian ini. Menurutnya, lama penggunaan gawai nan tinggi, kurangnya aktivitas fisik, pola tidur buruk, serta konsumsi makanan tinggi gula menjadi aspek akibat nan sangat nyata bagi generasi muda.

“Dulu diabetes jenis 2 identik dengan usia 40 alias 50 tahun ke atas. Tetapi hari ini, kita mulai melihatnya muncul pada remaja, apalagi beberapa kasus pada anak usia SMP,” ujar Dante sebagaimana dikutip dari laman resmi pada Senin (15/6).

Dante menekankan bahwa glukosuria pada remaja condong berkembang lebih sigap dibandingkan pada orang dewasa. Oleh lantaran itu, langkah preventif kudu dilakukan secara kolektif dalam lingkungan family untuk menghindari komplikasi jangka panjang.

Berikut adalah 6 langkah pencegahan glukosuria sejak usia muda nan direkomendasikan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:

  1. Menjaga Berat Badan Ideal: Obesitas menurunkan sensitivitas insulin. Menurunkan berat badan 7%-10% secara signifikan dapat menekan akibat diabetes.
  2. Pola Makan Seimbang: Membatasi konsumsi minuman manis dan makanan sigap saji. Perbanyak serat dari sayuran, buah, dan karbohidrat kompleks.
  3. Cukupi Kebutuhan Air Putih: Mengonsumsi minimal delapan gelas air putih sehari membantu menjaga metabolisme dan keseimbangan kadar gula darah.
  4. Rutin Berolahraga: Aktivitas bentuk minimal 30 menit sehari, seperti jalan kaki alias bersepeda, efektif meningkatkan sensitivitas insulin.
  5. Berhenti Merokok: Zat kimia dalam rokok dapat merusak kegunaan pankreas dalam memproduksi insulin.
  6. Mengelola Stres: Stres kronis memicu hormon kortisol nan meningkatkan gula darah. Meditasi dan relaksasi sangat dianjurkan.

Selain gaya hidup, masyarakat juga diimbau untuk melakukan pemeriksaan gula darah secara berkala minimal satu kali dalam setahun. Deteksi awal menjadi kunci utama agar generasi muda Indonesia tetap produktif dan terhindar dari ancaman glukosuria di masa depan. (Kemenkes/Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia