Waspada! BPOM Temukan 24 Obat Bahan Alam Mengandung Bahan Kimia

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Waspada! BPOM Temukan 24 Obat Bahan Alam Mengandung Bahan Kimia

Waspada! BPOM Temukan 24 Obat Bahan Alam Mengandung Bahan Kimia (Foto: Freepik)

JAKARTA - BPOM menemukan 24 produk obat bahan alam (OBA) nan beredar di Indonesia terbukti mengandung bahan kimia obat (BKO). Temuan ini merupakan hasil pengawasan BPOM berasas sampling dan pengetesan laboratorium terhadap 1.858 sampel OBA, obat kuasi, dan suplemen kesehatan (SK) selama Januari–Februari 2026.

Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan bahwa penambahan bahan kimia obat dalam produk obat bahan alam merupakan pelanggaran serius terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan. Hal ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih produk kesehatan, terutama nan dipasarkan dengan klaim memberikan pengaruh cepat.

Obat bahan alam semestinya hanya mengandung bahan alami. Penambahan bahan kimia obat secara terlarangan tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga dapat membahayakan kesehatan masyarakat. “BKO tersebut semestinya hanya digunakan dalam obat nan diresepkan serta diawasi oleh tenaga kesehatan,” tegas Kepala BPOM di Jakarta (4/4/2026).

Dari 24 produk nan teridentifikasi mengandung BKO tersebut, didominasi 9 OBA dengan klaim stamina laki-laki nan mengandung sildenafil, metil testosteron, dan parasetamol. Selain itu, BPOM juga menemukan 8 OBA dengan klaim pegal linu nan mengandung kafein, fenilbutason, natrium diklofenak, parasetamol, deksametason, chlorpheniramine maleate (CTM), dan prednison.

Kemudian, ditemukan juga 4 OBA dengan klaim pelangsing nan mengandung sibutramin serta 3 OBA dengan klaim penambah nafsu makan nan mengandung deksametason dan siproheptadin.

Daftar nama komplit dan gambar 24 produk mengandung BKO. Selain pengawasan produk nan beredar di Indonesia, BPOM juga menerima laporan dari otoritas pengawas obat negara lain. Otoritas Thailand ini melaporkan 1 produk SK nan mengandung BKO sildenafil dan tadalafil dengan merek GK24.

Sildenafil merupakan obat nan digunakan untuk terapi disfungsi ereksi dan hanya boleh digunakan berasas resep dokter. Penggunaan nan tidak terkontrol dapat menimbulkan pengaruh samping seperti tekanan darah nan tidak stabil, gangguan jantung, hingga hubungan rawan dengan obat lain. Sementara itu, sibutramin telah dilarang penggunaannya dalam produk pelangsing lantaran dapat meningkatkan akibat gangguan kardiovaskular.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com