Pencarian wartawan lenyap di Selat Sunda.(Dok. Basarnas)
BADAN Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) meminta masyarakat nan terlibat dalam upaya pencarian lima wartawan dan tiga awak kapal nan lenyap kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di area Selat Sunda untuk tetap mematuhi prosedur keselamatan nan berlaku.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii menekankan pentingnya penduduk untuk terus memperbarui info mengenai pemisah kondusif jangkauan kapal. Hal ini disampaikan Syafii saat meninjau Pos SAR Marina Carita, Pandeglang, Banten, Kamis (10/9).
"Jadi, tentunya nan terjadi ini kan erupsi ada di gunung, radius 3 km nan tidak diizinkan. Di luar itu, jika memang diperbolehkan, tentunya kita juga tidak bakal membatasi aktivitas dari masyarakat itu," ujar Syafii.
Ia mengimbau agar seluruh komponen masyarakat nan membantu pencarian jurnalis hilang tersebut tetap mengikuti ketentuan nan dikeluarkan oleh pemerintah wilayah maupun kementerian/lembaga nan berkuasa guna menghindari akibat tambahan akibat aktivitas vulkanik.
Optimalkan Pencarian Sesuai Standar IAMSAR
Basarnas memastikan bahwa operasi pencarian bakal dioptimalkan selama tujuh hari, merujuk pada standar pedoman International Aeronautical and Maritime Search and Rescue (IAMSAR).
Hingga hari ketiga operasi, pengerahan kekuatan campuran terus digencarkan secara masif dan terkoordinasi dengan melibatkan beragam unsur lintas instansi. Syafii menjelaskan bahwa pertimbangan menyeluruh bakal dilakukan setelah masa operasi tujuh hari tersebut berakhir.
"Operasi terus kita laksanakan. Kalau merujuk kepada IAMSAR guidelines, bahwa operasi ini bakal dilaksanakan berturut-turut selama tujuh hari. Dan kelak pada saat hari ketujuh, kita bakal lakukan rapat pertimbangan nan melibatkan semuanya," tuturnya.
Hasil Pantauan Udara Hari Ketiga
Terkait perkembangan di lapangan, Syafii menyatakan bahwa hasil operasi pencarian jurnalis lenyap di Selat Sunda melalui udara pada hari ketiga belum membuahkan hasil. Berdasarkan pantauan langsung menggunakan sarana penerbangan, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban di daratan pulau-pulau sekitar Gunung Anak Krakatau.
"Kalau saya pribadi dengan pesawat tadi memang belum melihat, tetapi hasil operasi hari ini tentunya dari laporan enam sektor nan ada di lapangan dan itu kelak bakal dilaporkan ke posko gabungan," pungkasnya. (Ant/H-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·