Warga Gorontalo Dengar Bunyi Dentuman Keras: Seperti Benda Jatuh, Bikin Panik

Sedang Trending 50 menit yang lalu
Ilustrasi dentuman. Foto: Getty Images

Sejumlah penduduk di Gorontalo mendengar sebuah dentuman keras pada Sabtu (12/9) awal hari. Bunyi dentuman keras, seperti bunyi guntur alias bunyi barang berat jatuh, terdengar di nyaris seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.

"Kami sekeluarga kebetulan belum ada nan tidur. Sekitar pukul 00.22 WITA, bunyi dentuman itu terdengar sangat jelas dan sempat membikin seisi rumah panik," kata penduduk Gorontalo Utara Kayla Rahman, dikutip dari Antara, Sabtu (12/9).

Kayla mengaku kaget dan berpikir bunyi itu adalah guntur pertanda bakal turun hujan. Namun, sampai saat ini belum ada info resmi dari pemerintah alias lembaga mengenai tentang asal bunyi tersebut.

Sementara, Ani Agustina, penduduk Gorontalo Utara, mengaku mendengar bunyi nan sama.

"Saya seketika mencari info di media sosial dan menemukan unggahan seorang kawan nan memperlihatkan video pendek, seperti bintang alias meteor jatuh," katanya.

Dia pun memilih membagikan video singkat itu, nan juga banyak dibagikan oleh daftar kontak lainnya di nomor WA nan dimiliki.

"Semoga ini hanya peristiwa alam biasa dan tidak menyebabkan musibah alam nan meresahkan," katanya.

Hamdan, nan merupakan penduduk Isimu, Kabupaten Gorontalo, juga mengaku mendengar bunyi dentuman dari dalam bilik rumahnya.

"Saya pikir ada sesuatu nan menimpa genting rumah karena angin pun tetap berdesir cukup kencang. Namun, rupanya saat mencari tahu di luar rumah, tidak ada barang jatuh," katanya.

Dia memandang info di akun media sosial nan dimiliki, nampak beberapa kawan menduga bunyi itu berasal dari bunyi bintang alias meteor jatuh di sekitar wilayah Limboto, Kabupaten Gorontalo.

"Sebelum terdengar dentuman keras, nampak sinar sangat terang melintas di langit Gorontalo di wilayah Telaga Kabupaten Gorontalo. Semoga tidak ada hal-hal alias musibah nan membahayakan. Kita bermohon agar terhindar dari hal-hal nan tidak diinginkan, sembari menunggu info resmi dari pemerintah alias lembaga resmi terkait," kata Hamdan mengutip salah satu unggahan di media sosial disertai video berdurasi pendek.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan