War Ticket Haji Tuai Polemik, Wamenhaj: Bukan Kebijakan Tahun Ini

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan wacana War Ticket haji alias sistem pembelian tiket langsung bukan kebijakan nan bakal diterapkan dalam waktu dekat.

“(War Ticket) itu bukan kebijakan tahun ini, jadi jangan salah. Itu bukan kebijakan tahun ini, itu adalah wacana kita,” ujar Dahnil saat menutup Rakernas Kementerian Haji dan Umrah di Asrama Haji Cipondoh, Tangerang, Jumat.

Menurut Dahnil, istilah War Ticket muncul sebagai bagian dari upaya transformasi sistem haji guna memperpendek masa tunggu nan saat ini rata-rata mencapai 26,4 tahun.

Namun, pemerintah tetap mencari formulasi nan tepat agar kebijakan tersebut tidak merugikan calon jemaah nan telah lebih dulu mendaftar.

“Ini bukan kebijakan, ini adalah upaya nan sedang kita cari untuk melakukan transformasi perhajian kita agar kita bisa memperpendek antrian apalagi meniadakan antrian,” ujarnya.

Wacana tersebut memicu pro dan kontra di masyarakat, terutama di media sosial. Sebagian pihak menilai sistem ini berpotensi menyulitkan masyarakat di wilayah nan mempunyai keterbatasan akses teknologi.

Selain itu, muncul kekhawatiran mengenai nasib calon jemaah nan telah menunggu puluhan tahun serta potensi praktik percaloan.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita