Purbaya Pastikan APBN Kokoh Meski Rupiah Tembus Rp18.000

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Purbaya Pastikan APBN Kokoh Meski Rupiah Tembus Rp18.000

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi kembali meluruskan spekulasi negatif pasar dengan menegaskan bahwa postur APBN dalam kondisi kokoh. (Foto: Okezone.com/IMG)

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali meluruskan spekulasi negatif pasar dengan menegaskan bahwa postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia berada dalam kondisi kokoh. Purbaya membantah keras tudingan nan menyebut melebar­nya defisit fiskal menjadi pemicu utama kejatuhan nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir.

Meskipun rincian menyeluruh mengenai keahlian finansial negara baru bakal dipaparkan secara resmi dalam konvensi pers APBN KiTA pada Jumat (5/6/2026), Purbaya memberikan agunan awal bahwa rasio defisit tetap terkendali.

"Besok ada APBN KiTA. Anda boleh tanya lagi di situ, saya jelaskan lagi. Kalau tidak, saya ulangi lagi. Tapi pada dasarnya aman. Di bulan Mei, defisitnya naik sedikit dibanding April ke 0,7 persen. Tapi itu kan lima bulan, nan itu kan empat bulan. Kalau kita hitung 12 per 5 kali 0,7, kasarannya ya antara 1,8 persen ke PDB, rasio defisitnya. Jadi jika hitungan kasar sampai itu aman," ujar Purbaya saat ditemui di Kompleks DPR, Kamis (4/6/2026).

Di samping menjelaskan pos defisit, Purbaya juga merespons dinamika pergerakan dolar AS nan terus menekan mata duit rupiah hingga menembus periode psikologis Rp18.000 per dolar AS.

Bendahara negara ini tidak menampik bahwa lonjakan nilai tukar tersebut secara otomatis bakal meningkatkan beban pembayaran utang luar negeri pemerintah nan berbasis dolar AS.

Hal itu terjadi lantaran pemerintah kudu mengonversi penerimaan negara dalam rupiah ke dolar AS saat menyetor tanggungjawab kepada para penanammodal pemegang Surat Berharga Negara (SBN).

"Pada waktu rupiah melemah, ya meningkat kan dalam rupiah pembayarannya," ungkap Purbaya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com