Jakarta, CNBC Indonesia - PT PP (Persero) Tbk (PTPP), perusahaan bangunan dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, menyambut kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dalam rangka meninjau progress pembangunan Bendungan Bagong di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.
Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Brantas Muhammad Noor, Kepala SNVT Pembangunan Bendungan Bagong Riwin Andono, beserta General Manager PTPP Apri Setiawan.
Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan prasarana strategis guna memperkuat ketahanan air, ketahanan pangan, serta pengendalian banjir di wilayah selatan Jawa Timur.
Sejalan dengan pengarahan Presiden Prabowo Subianto, Gibran menekankan pentingnya percepatan penyelesaian proyek agar faedah Bendungan Bagong dapat segera dirasakan masyarakat, khususnya petani dan penduduk Trenggalek. Dalam kesempatan tersebut, dia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran pembangunan.
Proyek Pembangunan Bendungan Bagong Paket III nan dikerjakan oleh PTPP mempunyai nilai perjanjian sebesarRp402,31 miliar dengan masa penyelenggaraan selama 1.473 hari kalender, terhitung sejak 20 Desember 2024. Hingga saat ini, progress proyek telah mencapai 59,49%, dari sasaran sebesar 56,56% mencerminkan keahlian proyek nan melangkah lebih sigap dari rencana.
Bendungan Bagong mempunyai kapabilitas tampung sebesar 17,4 juta meter kubik nan diproyeksikan bisa menyuplai air irigasi bagi 977 hektare lahan pertanian di Daerah Irigasi Bagong. Selain itu, waduk ini juga bakal menyediakan air baku sebesar 153 liter per detik serta berkedudukan dalam pengendalian banjir di wilayah Kabupaten Trenggalek.
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa progress positif proyek ini merupakan hasil dari perencanaan matang, penemuan berkelanjutan, serta kerjasama nan solid antar seluruh pemangku kepentingan.
"PTPP berkomitmen untuk menyelesaikan proyek Bendungan Bagong tepat waktu dengan tetap mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, dan keberlanjutan. Proyek ini diharapkan dapat memberikan faedah nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan air dan peningkatan produktivitas pertanian," ujarnya dikutip Kamis (30/4/2026).
Dalam pelaksanaannya, proyek Bendungan Bagong menghadapi tantangan teknis nan cukup kompleks,terutama lantaran bangunan waduk bertumpu pada lapisan koluvial nan memerlukan rekayasa engineering unik untuk memastikan stabilitas dan keamanan struktur. Untuk mengatasi tantangan tersebut, PTPP mengimplementasikan beragam penemuan bangunan guna meningkatkan efektivitas pekerjaan serta menjaga standar keselamatan kerja.
Penerapan penemuan ini turut berkontribusi terhadap capaian proyek nan membanggakan, di antaranya diraihnya Penghargaan Indonesia Construction Safety Award 2023 kategori Safety Innovation-Proyek BUMN dengan titel makalah "Tunnel Dust Buster Bendungan Bagong-Divisi Infrastruktur 2", serta Penghargaan Konstruksi Indonesia 2024 kategori Penyedia Jasa dengan Implementasi Kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Terbaik Bidang Sumber Daya Air dari Kementerian Pekerjaan Umum.
Sebagai informasi, Gibran turut memberikan apresiasi kepada tim proyek serta menyampaikan pesan penyemangat kepada seluruh pekerja di lapangan. Dukungan tersebut diharapkan semakin memotivasi percepatan penyelesaian proyek secara optimal.
PTPP berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan prasarana nasional nan berkepanjangan serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.
(dpu/dpu)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·