Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berbareng Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat memburu laki-laki terduga pelaku pembunuhan terhadap seorang wanita berinisial IR (19). Korban ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi mulut tersumpal kaus kaki di dalam bilik hotel di area Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Jasad IR, penduduk Ciampea, Kabupaten Bogor, ditemukan di Kamar 304 sebuah hotel di Jalan Jembatan Tinggi, Kebon Kacang, Tanah Abang, pada Sabtu (12/9) pagi.
Penemuan mayit tersebut bermulai saat teknisi hotel hendak mengambil remot AC di Kamar 304 tersebut untuk dipindahkan ke bilik lain nan tamunya mengusulkan komplain. Menurut info pihak kasir, bilik 304 semestinya sudah kosong lantaran tamu tercatat telah check out sekitar pukul 04.00 WIB.
Saat pintu bilik dibuka menggunakan kunci master, saksi mendapati korban sudah tergeletak telentang di lantai samping tempat tidur dalam keadaan tidak bernyawa. Temuan tersebut langsung dilaporkan ke pengelola hotel dan Polsek Metro Tanah Abang.
Tanda Kekerasan dan Barang Korban Hilang
Hasil pemeriksaan luar oleh tim Identifikasi dan Dokkes Polres Metro Jakarta Pusat menemukan sejumlah tanda penganiayaan pada tubuh korban. Polisi mendapati luka lebam di bagian leher dan bibir, lubang hidung sebelah kanan mengeluarkan darah, serta mulut tersumpal potongan kaus kaki putih.
Selain tanda kekerasan fisik, sejumlah peralatan milik korban raib dari tempat kejadian perkara, yakni:
1 unit ponsel milik korban hilang.
Dompet beserta seluruh kartu identitas korban tidak ditemukan di lokasi.
Di dalam kamar, polisi mengamankan sejumlah peralatan bukti, di antaranya sepasang sepatu, sandal wanita, jaket hoodie, botol minuman, perhiasan gelang nan tertindih di bawah kaki korban, kaus kaki nan digunakan untuk membungkam mulut, serta satu plastik klip mini kosong dan sedotan plastik nan diduga jejak pakai narkotika jenis sabu.
Pria Pemesan Kamar Diburu
Berdasarkan info kitab tamu dan bukti pembayaran hotel, bilik 304 dipesan atas nama seorang laki-laki berjulukan Sarip Hidayat. Keterangan saksi menyebut korban datang ke hotel sekitar pukul 03.00 WIB dan langsung menuju bilik tersebut sebelum akhirnya ditemukan tewas beberapa jam kemudian.
Upaya identifikasi sempat terkendala rekaman CCTV hotel lantaran perangkat dekoder diatur hanya untuk pengawasan langsung (live monitoring) tanpa menyimpan rekaman visual aktivitas lorong maupun lobi.
Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk diautopsi demi memastikan penyebab pasti kematian. Saat ini, tim campuran terus mendalami bukti-bukti di lapangan guna menangkap laki-laki nan berbareng korban sebelum kejadian.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·