Niko Prayoga
, Jurnalis-Rabu, 17 Juni 2026 |11:03 WIB

Pria lebih berpotensi terkena kanker tiroid. (Foto: Freepik)
JAKARTA – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Dante Saksono Harbuwono, mengungkapkan bahwa laki-laki lebih berisiko terkena kanker tiroid. Risikonya lebih tinggi dibandingkan perempuan.
Laki-laki bisa mengalami perihal tersebut jika ditemukan adanya benjolan pada area tiroid. Karena itu, laki-laki mesti waspada.

1. Angka Keganasan Kanker Tiroid
Dalam unggahan video di akun IG pribadinya, Dante memaparkan info dunia nan menunjukkan nomor keganasan kanker tiroid di seluruh bumi mencapai 820.000 kasus. Setengah di antaranya pada nomor tersebut berada di area Asia.
“Kalau laki-laki ada benjolan, laki-laki lebih banyak terkena kanker dibandingkan dengan populasi wanita. Dari 820.000 nomor keganasan kanker tiroid nan ada di seluruh dunia, separuh jutanya ada di populasi Asia,” ungkap Dante, dikutip Rabu (17/6/2026).
Lebih lanjut, Dante menyoroti prevalensi nodul tiroid nan cukup tinggi di masyarakat. Ada 60 persen dari populasi nan kemungkinan terdapat nodul tiroid jika dilakukan USG.
"60% dari populasi jika di-USG ada nodul tiroid. Jadi jika di sini, sekarang ini ada 200 orang, 60% dari 200 orang itu di antara kita, itu ada nodul tiroidnya," ujar Dante.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·