Jakarta, CNN Indonesia --
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, secara simbolis menyerahkan paket daging dam (hadyu) jemaah haji Indonesia nan disalurkan melalui program Adahi saat berjamu ke instansi Perwakilan Negara Palestina di Jeddah, Arab Saudi, Rabu (3/6).
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Consul General Ehab Medhat Al-Kishawi dan jejeran Konsulat Palestina, serta dihadiri oleh pejabat Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia dan Staf Teknis Urusan Haji di Jeddah.
Pertemuan berjalan hangat dan penuh semangat persaudaraan. Penyerahan simbolis paket daging dam jemaah haji Indonesia itu menjadi simbol kuat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Palestina.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wamenhaj mengatakan penyaluran daging dam jemaah haji Indonesia kepada rakyat Palestina merupakan tindak lanjut dari pengarahan Presiden Prabowo Subianto agar faedah sosial dari penyelenggaraan ibadah haji Indonesia dapat dirasakan oleh masyarakat Palestina nan hingga saat ini tetap menghadapi situasi kemanusiaan nan berat.
"Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian nan besar terhadap perjuangan dan kondisi kemanusiaan rakyat Palestina. Beliau mengamanatkan agar faedah dam jemaah haji Indonesia dapat diperluas untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina. Karena itu, Pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi melalui program Adahi agar pengedaran daging dam dapat menjangkau masyarakat Palestina," ujar Wamenhaj dalam keterangan resmi.
Ibadah haji, disebut Dahnil, tidak hanya mempunyai dimensi ritual nan menghubungkan seorang hamba dengan Tuhannya, tetapi juga mempunyai dimensi sosial nan menghadirkan faedah bagi sesama manusia.
"Haji mengajarkan ketakwaan, pengorbanan, sekaligus kepedulian. Karena itu kami mau memastikan dam jemaah Indonesia tidak hanya sah secara syariat, tetapi juga memberikan kemanfaatan nan nyata bagi mereka nan membutuhkan. Semangat berbagi kepada rakyat Palestina adalah bagian dari nilai luhur nan terkandung dalam ibadah haji," kata Wamenhaj.
Lebih lanjut, Wamenhaj mengatakan tahun ini Pemerintah Indonesia melalui Kemenhaj mendorong tata kelola dam nan lebih tertib, transparan, dan terdata. Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi penyelenggaraan haji agar penyelenggaraan dam tidak hanya memenuhi ketentuan fikih, tetapi juga dapat dipastikan manfaatnya sampai kepada para penerima nan berhak.
Wamenhaj menambahkan keterlibatan program Adahi dalam pengelolaan dam menjadi instrumen krusial untuk memastikan proses penyembelihan, distribusi, dan pelaporan melangkah secara ahli serta sesuai dengan standar nan ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.
Dalam kesempatan nan sama, Wamenhaj menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan seluruh pihak nan terlibat dalam pengelolaan dam jemaah haji Indonesia.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan pengelola program Adahi nan telah memfasilitasi pengelolaan dan pengedaran dam secara profesional. Kerja sama nan baik ini memungkinkan faedah dam jemaah Indonesia dapat dirasakan secara lebih luas, termasuk oleh saudara-saudara kita di Palestina," ujarnya.
Sementara itu, Consul General Ehab Medhat Al-Kishawi menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Indonesia, Presiden Prabowo Subianto, Kemenhaj, Pemerintah Arab Saudi, serta seluruh jemaah haji Indonesia atas kepedulian dan support nan diberikan kepada rakyat Palestina.
"Kami menerima support ini bukan hanya sebagai support material, tetapi juga sebagai simbol persaudaraan nan tulus dari rakyat Indonesia kepada rakyat Palestina. Di tengah beragam tantangan nan kami hadapi, support seperti ini mempunyai makna nan sangat besar bagi masyarakat Palestina," ujarnya.
Al-Kishawi juga menitipkan salam hormat dan rasa terima kasih dari rakyat Palestina kepada seluruh rakyat Indonesia nan selama ini secara konsisten menunjukkan solidaritas, support moral, serta kepedulian terhadap perjuangan dan kondisi kemanusiaan di Palestina.
Hingga 2 Juni 2026, Kemenhaj mencatat total info jemaah dalam rekapitulasi pembayaran dam mencapai 195.326 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 135.367 jemaah bayar dam melalui Adahi, 53.506 jemaah bayar dam di Tanah Air, dan 6.453 jemaah melaksanakan dam dengan berpuasa. Sementara itu, jumlah jemaah haji ifrad tercatat sebanyak 4.084 orang.
(har)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·