, MAGELANG, – Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto memuji Kampung Iklim kategori "Lestari" di Desa Jambon Gesikan, Cacaban, Kota Magelang, Jawa Tengah, dalam kunjungannya pada Kamis. Kampung tersebut dinilai sebagai salah satu contoh terbaik dalam pengelolaan area kediaman nan ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Dalam kunjungan tersebut, Bima Arya mengawasi kondisi kampung nan bersih, tertata rapi, dan hijau dengan tanaman hias serta obat nan tersusun rapi di sepanjang jalan, area perumahan, dan sudut-sudut desa. Ia juga meninjau pengelolaan sampah organik menggunakan maggot dan produk olahannya serta menyaksikan penduduk memproduksi sabun cuci dari minyak goreng bekas.
“Yang menarik bagi saya adalah produksi sabun cuci dari minyak goreng bekas. Ini adalah penemuan nan baik, limbah minyak sekarang bisa dimanfaatkan untuk membersihkan,” ungkapnya.
Bima Arya menyatakan bahwa pencapaian ini didukung oleh budaya organisasi nan kuat serta peran aktif pemerintah lokal dan pengurus lingkungan. “Keterlibatan langsung wali kota dalam memantau, memberikan dorongan dan motivasi, serta sistem nan didirikan oleh pengurus RW dan RT, merupakan aspek kunci,” tambahnya.
Selain itu, pengelolaan lingkungan di wilayah tersebut sudah dilaksanakan secara komprehensif, termasuk daur ulang, bank sampah, pembuatan kompos, pemanfaatan maggot, dan produksi sabun dari minyak goreng bekas.
Sugiarto juga menyapa siswa di Unit Pendidikan Nonformal Sanggar Kegiatan Belajar (SKB-SPNF) nan menampung anak-anak putus sekolah, drop out, dan penyandang disabilitas nan menghadapi halangan ekonomi. Ia berambisi Kampung Iklim ini dapat menjadi model nan dapat direplikasi di seluruh Kota Magelang.
Menutup kunjungan, Sugiarto mencoba jasa transportasi pelajar cuma-cuma Angkutan Jempol, nan mencatatkan faedah dobel bagi siswa dan pengemudi.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·