Jakarta, CNN Indonesia --
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Simly Karim sebagai tersangka mengenai Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta Barat berangkaian dengan pengurusan izin Warga Negara Asing (WNA) untuk tinggal di Indonesia.
Pantauan CNNIndonesia.com, Silmy digelandang menuju mobil tahanan setelah diperiksa selama kurang lebih 10 jam.
Silmy terlihat mengenakan rompi oranye unik tahanan KPK dengan tangan terborgol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Silmy memilih tak bersuara tak merespons pertanyaan awak media.
Tak hanya Silmy, KPK juga menahan eks Plt Dirjen Imigrasi periode 2024-2025, Saffar Muhammad Godam nan ikut terjaring OTT.
Sebelumnya KPK menggelar OTT di Jakarta Barat pada 2-3 Juni 2026. Total belasan orang ditangkap dari aktivitas tersebut.
KPK sebelumnya mengungkapkan dugaan tindak pidana nan dilakukan Silmy Karim terjadi saat menjabat sebagai Direktur Jenderal Imigrasi pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) periode 2023-2024.
Silmy dilantik sebagai Dirjen Imigrasi pada 4 Januari 2023 dan mengakhirinya pada 21 Oktober 2024- seiring pelantikannya sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
"Dirjen Imigrasi 2023-2024," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Kantornya saat dikonfirmasi tempus alias waktu tindak pidana terjadi, Rabu (3/6) malam.
Budi belum bisa menyampaikan info perihal Pasal nan bakal digunakan terhadap para pihak nan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta, Jawa Barat dan Bali pada 2-3 Juni 2026.
"Terkait dengan bangunan sangkaan Pasalnya kelak kita tunggu lantaran malam ini tetap bakal dilakukan pembeberan (gelar perkara). Apakah kelak sangkaannya Pasal 12e pemerasan, suap, alias penerimaan lainnya, kelak kita sama-sama tunggu ya. Nanti kami bakal update," ucap Budi.
KPK menyita setidaknya 4 unit mobil, 9 motor, dan 7 sepeda nan mengenai dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat ke Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (3/6) malam.
Seluruh peralatan bukti tersebut diangkut ke Kantor KPK dengan support jasa towing.
Barang bukti tersebut disimpan di laman Kantor KPK. Selain itu, ada juga valas alias mata duit asing ialah dolar Singapura dan dolar Amerika Serikat serta logam mulia emas nan diamankan KPK dari operasi senyap tersebut.
(tfq/isn)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·