Indeks saham utama Amerika Serikat (AS) alias Wall Street menguat pada perdagangan Kamis (27/8). Penguatan didorong oleh prospek positif Nvidia nan mengangkat saham-saham teknologi, sementara penanammodal juga mencermati pergerakan imbal hasil Treasury AS menjelang pidato Ketua Federal Reserve Kevin Warsh.
Dikutip dari Reuters, Indeks Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 105,56 poin alias 0,20 persen menjadi 53.569,44. Indeks S&P 500 (.SPX) menguat 55,29 poin alias 0,72 persen menjadi 7.730,99, sedangkan Nasdaq Composite (.IXIC) naik 411,16 poin alias 1,57 persen menjadi 26.541,35.
Sektor teknologi S&P 500 (.SPLRCT) melonjak 3,4 persen dan menjadi satu-satunya dari 11 sektor utama indeks referensi nan mencatat kenaikan. Saham-saham teknologi di Eropa (.SX8P) juga menguat setelah Nvidia (NVDA.O) memproyeksikan pertumbuhan pendapatan sekitar 70 persen untuk tahun fiskal mendatang nan berhujung pada Januari 2028.
“Teknologi menciptakan arus biaya hari ini. Ini menarik seluruh modal,” kata Chief Market Strategist di First Franklin Financial Services, Brett Ewing, dikutip dari Reuters Jumat (28/8).
Menurut dia, hasil keahlian Nvidia dan komentar pelaksana perusahaan telah menjawab banyak pertanyaan penanammodal mengenai perkembangan AI nan pesat.
“AI bakal terus bertahan. AI bakal tumbuh. Pertumbuhannya semakin cepat, kita belum mendekati puncak pembangunan infrastruktur,” ujar Ewing.
Co-chief investment strategist Manulife John Hancock Investments Matt Miskin menyebut laporan Nvidia sebagai pelengkap dari salah satu musim laporan finansial terbaik dalam sejarah perusahaan-perusahaan Amerika.
“Fundamental AI tetap sangat kuat. Dengan laporan finansial sekuat ini dan pedoman ke depan nan kuat, perihal ini mendorong para trader kembali ke sektor teknologi setelah sebelumnya melakukan rotasi keluar,” kata Miskin.
Indeks saham MSCI nan mengukur saham-saham di seluruh bumi (.MIWD00000PUS) naik 4,77 poin alias 0,41 persen menjadi 1.154,70.
Sementara itu, indeks STOXX 600 pan-Eropa (.STOXX) ditutup turun 0,69 persen. Kekhawatiran nan meningkat terhadap prospek politik Prancis mendorong indeks saham unggulan CAC 40 (.FCHI) di Paris turun 1,7 persen setelah menyentuh level terendah sejak 24 Juli.
Harga Minyak Mentah Naik
Harga minyak mentah AS ditutup naik 1,58 persen alias USD 1,30 menjadi USD 83,53 per barel. Sementara nilai minyak Brent ditutup pada USD 89,70 per barel, naik 2,12 persen alias USD 1,86.
Kenaikan nilai minyak terjadi di tengah kekhawatiran terhadap pasokan. Wall Street Journal melaporkan pemerintahan Presiden AS Donald Trump telah berulang kali memberi tahu para mediator bahwa Washington tidak tertarik untuk kembali pada ketentuan nota kesepahaman nan dicapai dengan Iran pada Juni.
Matt Miskin mengatakan penanammodal di beragam kelas aset mengkhawatirkan volatilitas nilai minyak akibat kekhawatiran pasokan.
“Masih sangat tidak jelas gimana dinamika pasokan pada akhirnya bakal berkembang. Hal itu menarik perhatian pasar Treasury, dan volatilitas tersebut menimbulkan kegelisahan serta kekhawatiran bagi penanammodal dan pasar secara lebih luas,” ujarnya.
Di pasar Treasury, imbal hasil surat utang AS bertenor 10 tahun nan menjadi referensi naik 1,22 pedoman poin menjadi 4,676 persen dari 4,664 persen pada akhir perdagangan Rabu. Sementara itu, imbal hasil obligasi bertenor 30 tahun naik 0,91 pedoman poin menjadi 5,1941 persen.
Imbal hasil surat utang bertenor 2 tahun, nan biasanya bergerak mengikuti ekspektasi suku kembang Federal Reserve, naik 1,21 pedoman poin menjadi 4,236 persen.
Di pasar kurs asing, dolar AS sedikit berubah setelah info Departemen Tenaga Kerja menunjukkan klaim awal tunjangan pengangguran mingguan turun untuk pekan kedua berturut-turut. Investor juga mengalihkan perhatian pada pidato Warsh.
Indeks dolar AS naik 0,02 persen menjadi 99,14. Euro naik 0,01 persen menjadi USD 1,165. Terhadap yen Jepang, dolar AS menguat 0,06 persen menjadi 159,38.
Di pasar aset kripto, bitcoin melonjak 2,05 persen menjadi USD 80.046,24. Di pasar logam mulia, nilai emas spot naik 0,23 persen menjadi USD 4.602,81 per ounce. Harga perak spot naik 1,7 persen menjadi USD 69,25 per ounce.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·