Wali Kota Semarang dukung MBG dan KKMP.

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Wali Kota Semarang dukung MBG dan KKMP. Wali Kota Semarang memastikan kesiapan mendukung penyelenggaraan sejumlah program prioritas nasional.(Dok.Istimewa)

WALIKOTA Semarang memastikan kesiapan mendukung penyelenggaraan sejumlah program prioritas nasional, ialah Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP).

Hal itu disampaikan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menanggapi peninjauan lapangan Staf Kepresidenan Mayjen TNI Beni Octaviar di Kota Semarang, Selasa (8/9).
Peninjauan dilakukan untuk mengecek kesiapan sarana, prasarana, serta tata kelola ketiga program tersebut agar melangkah sesuai standar dan kebijakan nasional.

“Kami menyambut baik peninjauan lapangan oleh Mayjen TNI Beni Octaviar untuk memastikan program MBG, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Desa melangkah optimal di Semarang,” kata Agustina.

Dalam kunjungannya, Beni menekankan pentingnya penguatan komunikasi dan koordinasi antara dinas mengenai dengan perangkat kewilayahan. Hal itu dinilai krusial menyusul adanya perubahan patokan dan tata kelola koperasi.
Ia juga meminta mitigasi teknis disusun secara tertulis untuk mengantisipasi potensi persoalan ketika kebijakan baru diterapkan di lapangan.

“Peninjauan ke wilayah ini krusial untuk memandang langsung potensi hambatan nan ada di lapangan. Kondisi setiap wilayah berbeda, sehingga patokan dan tata kelola nan baru perlu dipahami bersama,” ujar Beni.

Untuk KKMP, Pemkot Semarang terus memantau perkembangan di setiap wilayah. Pembangunan bentuk gerai KKMP Sampangan disebut telah mencapai 100 persen, sementara aktivitas usahanya menunjukkan peningkatan omzet setiap bulan.

Adapun KKMP Dadapsari nan memanfaatkan akomodasi Kelurahan Dadapsari juga melangkah produktif dengan tren omzet nan stabil. Agustina mengatakan perbedaan kondisi setiap wilayah menjadi pertimbangan dalam pengelolaan KKMP. Evaluasi dan pemetaan akomodasi pendukung bakal dilakukan secara berkala untuk memastikan program melangkah optimal.

“Sinergi antara jejeran daerah, TNI, serta pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci utama agar faedah program dapat dirasakan merata oleh warga,” katanya. (E-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia