Wakil Ketua Komisi VI DPR Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio mendukung rencana Presiden Prabowo Subianto untuk membentuk satuan tugas (satgas) unik untuk mempercepat deregulasi dan menyederhanakan perizinan di Indonesia. Eko menyebut petunjuk Prabowo ini adalah sebuah keberanian nan sudah lama ditunggu-tunggu.
"Presiden Prabowo bicara jujur mengenai ada oknum birokrat nan sengaja mempersulit izin untuk cari untung pribadi. Semua pengusaha tahu, semua penanammodal tahu. nan belum ada selama ini adalah pemimpin nan berani mengatakannya dan langsung bertindak. Presiden Prabowo melakukan keduanya," ujar Eko kepada wartawan, Sabtu (16/5/2026).
"Ini bukan semata persoalan sistem. Ini persoalan mental birokrasi nan terlalu lama dibiarkan. nan perlu dipangkas bukan hanya tahapan izinnya tapi budaya nan selama ini hidup dari mempersulit," jelas Eko.
Eko mendorong Satgas Deregulasi bekerja dengan satu ukuran keberhasilan nan jelas. "Sederhana saja tolok ukurnya, apakah pengusaha jujur makin mudah berbisnis di Indonesia alias tidak. Kalau ya, Indonesia nan menang," ucapnya.
Sebelumnya, Prabowo meminta Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membentuk satgas unik untuk mempercepat deregulasi dan menyederhanakan perizinan di Indonesia. Prabowo menilai izin nan berkait membikin investasi tersendat dan membuka celah praktik korupsi.
Prabowo menegaskan Indonesia kudu belajar dari negara-negara tetangga nan dinilai lebih sigap dalam mengeluarkan izin usaha. Menurutnya, lamanya proses perizinan membikin investor, termasuk dari luar negeri, mengeluhkan suasana upaya di Indonesia.
"Permudah perizinan, jangan persulit. Pengusaha-pengusaha juga mengeluh. Mereka mau bekerja dan mereka mau investasi, tapi kadang-kadang nunggu izin itu satu tahun, dua tahun. Sedangkan di negara lain dua minggu. Kita kudu merujuk kepada negara tetangga. Kalau mereka bisa keluarkan izin dalam dua minggu, kenapa kita dua tahun?" kata Prabowo, Rabu (13/5/2026).
Oleh lantaran itu, Prabowo meminta Mensesneg Prasetyo Hadi mengumpulkan para master untuk membentuk satgas unik deregulasi. Satgas tersebut bekerja menyederhanakan patokan dan mempercepat perizinan.
"Ya Saudara-saudara, Mensesneg saya minta kelak dikumpulkan pakar-pakar bikin Satgas unik untuk mempercepat deregulasi. Sederhanakan ya, jangan persulit," ujarnya.
(isa/dhn)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·