Wah! Diam-diam Pemerintah Prabowo Kembangkan Ruang Antariksa RI

Sedang Trending 50 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berencana untuk mengembangkan ruang antariksa dalam rangka kedaulatan dan juga potensi ekonomi. Ini diawali dengan pembentukan Direktorat Antariksa pada 2025 dan bekerja-sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Hal ini disampaikan Deputi Bidang Perencanaan Makro Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas, Eka Chandra Buana saat wawancara ekslusif dengan CNBC Indonesia di Menara Bappenas, Jakarta pada Rabu (16/9/2026).

Dirinya mengatakan saat ini langit dipenuhi dengan banyak sekali satelit lantaran adanya perkembangan teknologi. Meskipun banyak faedah nan dirasakan, namun eka mengatakan saat ini belum ada nan mengatur, sehingga soal kedaulatan menjadi fokusnya.

"Jadi sekarang ini kan kita bicara masalah bumi, tapi rupanya sampai atas. Dan jika kita lihat, nan atas ini belum ada nan mengatur. Dan kita kebayang dong semua di atas itu, di atas langit kita, itu tuh ada beribu-ribu satelit ternyata. Itu kudu menjadi concern gimana kelak kedaulatan kita bakal seperti apa," ucapnya.

Selain itu, Eka juga memandang kesempatan antariksa sebagai sumber pertumbuhan di masa depan. Menurutnya, letak Indonesia sebagai negara nan berada di Khatulistiwa memberikan untung sebagai letak dalam peluncuran satelit.

"Itu nan misalkan, contoh paling mudah adalah, kita kan di garis khatulistiwa. Kalau kita ngeluncurin roket (satelit), itu paling lezat di dekat garis khatulistiwa," jelasnya.

"Nah, itu harusnya bisa dicontohkan, bisa kita manfaatkan sebagai misalkan peluncuran. Maka dulu kan pernah ada tuh roket mau diluncurkan di Papua. Karena itu lebih efektif lintasannya," sambung Eka.

Meskipun demikian, ada keterbatasan anggaran nan juga menjadi tantangan untuk mengembangkan potensi antariksa ke depan.

Oleh lantaran itu, Kementerian PPN/Bappenas melakukan skala prioritas dalam eksekusi pengembangan antariksa tersebut.

Pemanfaatan ruang antariksa ini disebut dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Nasional 2025-2045 sebagai megatren di masa depan.

Disebutkan bahwa perekonomian antariksa diproyeksikan bakal tumbuh secara signifikan untuk jangka waktu nan panjang, apalagi nilainya bisa mencapai US$ 1 triliun alias Rp17.839 triliun (kurs=Rp17.839/1US$) pada 2040.

"Ekonomi antariksa diperkirakan mencapai US$469,0 miliar pada tahun 2021 dan diprediksi bakal terus meningkat mencapai US$1,0 triliun hingga tahun 2040," mengutip RPJP Nasional 2025-2045.

Oleh lantaran itu, negara-negara diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas untuk mengeksplorasi luar angkasa secara unik dalam perihal pengembangan teknologi mutakhir dan kompetensi sumber daya manusia.

(ras/mij) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News