Visinema Studios Kembangkan Cerita Baru Nussa 'Udah Gede'

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Serial animasi Nussa garapan Visinema Studios. Foto: Dok. Visinema Sudios

Visinema Studios melanjutkan pengembangan IP animasi Nussa dengan menyiapkan cerita terbaru berjudul 'Udah Gede'. Serial animasi ini bakal segera datang dalam waktu dekat.

'Udah Gede' menjadi bagian dari arah pengembangan konten Nussa nan berfokus pada cerita-cerita nan relevan dengan keseharian anak dan keluarga. Tema nan diangkat mencerminkan fase tumbuh kembang anak, sebuah pendekatan nan selama ini menjadi fondasi dalam storytelling Nussa.

Nussa memilih pendekatan nan lebih hangat dengan mengangkat situasi sederhana sebagai awal dari setiap cerita. Pendekatan ini memungkinkan konten untuk tetap mudah dipahami, sekaligus mempunyai kedekatan emosional dengan penontonnya.

Menurut Group President dan CEO Visinema Studios Herry Budiazhari Salim, pendekatan tersebut merupakan bagian dari visi jangka panjang dalam mengembangkan Nussa sebagai IP keluarga.

“Sejak awal, Nussa dibangun sebagai ruang untuk menghadirkan cerita nan dekat dengan keseharian anak dan keluarga, dengan nilai nan bisa dipahami secara sederhana. Kami memandang bahwa momen ketika anak mulai memahami perubahan dalam dirinya adalah bagian krusial dari proses tumbuh. Lewat cerita seperti ‘Udah Gede’, kami mau tetap konsisten menghadirkan kisah nan relevan, hangat, dan bisa menemani anak serta orang tua dalam memahami fase-fase tersebut,” ujarnya dalam keterangan nan diterima kumparan, Kamis (30/4).

Serial Nussa dijadwalkan tayang dalam waktu dekat. Foto: Visinema Studios

Di bawah pengelolaan Visinema Studios, nan juga mengembangkan beragam konten family seperti Jumbo dan Na Willa, Nussa menjadi bagian dari penguatan portofolio konten family dengan pendekatan nan berkelanjutan.

Nussa bakal datang dengan cerita baru nan dijadwalkan tayang setiap Kamis di akhir bulan. Cerita terbaru ini menjadi salah satu langkah dalam menjaga kesinambungan pengembangan IP, sekaligus memperkuat posisi Nussa sebagai salah satu konten animasi lokal nan konsisten menghadirkan cerita nan relevan bagi family Indonesia.

Tontonan Anak Berubah, Dari Sekadar Hiburan Jadi Medium Pendidikan Karakter

Nussa mengikuti kehidupan sehari-hari kakak adik Nussa dan Rarra nan kerap dihadapkan pada situasi sederhana dalam keluarga. Dari keseharian tersebut, cerita berkembang menjadi pembelajaran tentang nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, hingga kepedulian terhadap orang lain.

Cara penyampaian cerita membikin Nussa dekat bagi sebagian keluarga. Nilai-nilai nan diangkat, mulai dari nan berakar di keseharian nan universal, seperti adab, rasa syukur, dan kebiasaan berdoa. Nilai tersebut tidak disampaikan secara langsung, melainkan datang secara natural dalam alur cerita, sehingga tetap terasa dekat, mudah dipahami secara universal.

“Sejak awal, Nussa memang dirancang bukan hanya sebagai hiburan, tetapi sebagai cerita nan dekat dengan keseharian anak-anak dan membawa nilai kebaikan nan bisa dipahami secara universal,” ujar Herry.

video youtube embed

Menurutnya, pendekatan nan tidak menggurui menjadi salah satu prinsip utama dalam pengembangan cerita. Anak-anak tidak diposisikan sebagai penonton nan kudu menerima pesan, melainkan diajak memahami melalui pengalaman para karakter.

“Nussa mencoba menyampaikan pesan melalui cerita nan natural. Anak-anak tidak merasa sedang dinasihati, tetapi memahami nilai tersebut lewat cerita nan mereka resapi,” lanjutnya.

Pendekatan ini juga didukung dengan unsur musikal nan sering datang dalam setiap cerita. Lagu-lagu nan ringan dan mudah diingat membantu memperkuat pesan, sehingga tidak hanya dipahami, tetapi juga diingat oleh anak-anak.

Melalui kanal YouTube resminya, Nussa telah menjangkau jutaan penonton dan menjadi salah satu contoh gimana animasi lokal berkembang melalui platform.

Di bawah pengelolaan Visinema Studios, konten Nussa datang sebagai tontonan family dengan storytelling yang kuat, menghibur dan juga membawa nilai-nilai baik.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan