Viral Video Demo Lama Kembali Beredar, Menkomdigi: Jangan Mudah Terprovokasi!

Sedang Trending 1 jam yang lalu

 Jangan Mudah Terprovokasi!

Menkomdigi Meutya Hafid.

JAKARTA - Media sosial saat ini dipenuhi beragam unggahan video demonstrasi nan memicu kekhawatiran di masyarakat menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Video-video tersebut banyak beredar tanpa keterangan waktu dan lokasi, sehingga menimbulkan kesan seolah-olah sedang terjadi tindakan demonstrasi besar di beragam daerah.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menjelaskan terdapat tiga pola utama penyebaran hoaks mengenai demonstrasi di media sosial. Pertama, konten nan sepenuhnya tidak pernah terjadi tetapi dibuat seolah-olah nyata. Kedua, video demonstrasi lama nan diunggah kembali tanpa menjelaskan waktu kejadian sehingga memberi kesan sebagai peristiwa baru. Ketiga, rekaman demonstrasi dari negara lain nan diklaim terjadi di Indonesia.

"Ada nan betul-betul hoaks lantaran kejadiannya tidak pernah ada. Ada nan menggunakan gambar lama dengan konteks nan berbeda. Ada pula nan menggabungkan kejadian di negara lain seolah-olah terjadi di Indonesia," kata Meutya, dikutip Kamis (6/8/2026).

Fenomena penggunaan ulang video lama tanpa penjelasan konteks dinilai dapat menyesatkan publik. Konten-konten seperti ini sering kali memanfaatkan emosi masyarakat agar sigap viral, meski info nan disampaikan tidak mencerminkan kondisi terkini.

Oleh lantaran itu, dia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi maupun ikut menyebarluaskan video demonstrasi nan belum dipastikan kebenarannya. Menurutnya, penyebaran ulang konten lama tanpa konteks dapat membentuk persepsi nan keliru dan memperkeruh situasi di ruang digital.

"Penyebaran info tiruan bukan hanya persoalan konten digital, lantaran info hoaks itu berakibat pada keputusan orang per orang dari hari ke hari," lanjutnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com