Purwakarta -
Viral siswa SMAN 1 Purwakarta mengacungkan jari tengah kepada pembimbing usai pelajaran di kelas. Akibat tindakan tersebut, para siswa itu disanksi skorsing selama 19 hari.
Dilansir detikJabar, para siswa terekam mengejek hingga mengeluarkan gestur jari tengah ke arah guru. Kejadian itu disebut dilakukan oleh sembilan siswa kelas XI IPS pada Kamis (16/4).
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi langsung merespons kejadian tersebut. Ia mengaku prihatin dan telah menerima laporan komplit dari Dinas Pendidikan mengenai kronologi kejadian itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dedi menuturkan, orang tua para siswa telah dipanggil ke sekolah. Pihak sekolah sendiri telah mengambil langkah awal dengan menjatuhkan hukuman skorsing selama 19 hari kepada siswa nan terlibat. Selama masa tersebut, siswa diminta menjalani pembinaan di rumah.
"Berdasarkan informasi, orang tua anak tersebut sudah dipanggil ke sekolah dan menangis, merasa menyesal atas tindakan anaknya," ujar Dedi, Jumat (18/4/2026).
"Selanjutnya, sekolah sudah memberikan skorsing selama 19 hari. Anak itu mendapat pengarahan di rumah," lanjutnya.
Namun, Dedi menilai hukuman tersebut belum tentu menjadi solusi terbaik dalam membentuk karakter siswa. Ia justru mengusulkan corak balasan nan lebih edukatif dan berakibat langsung pada perubahan perilaku.
"Tapi saya memberikan saran, anak itu tidak diskorsing selama 19 hari. Ini saran, mudah-mudahan bisa digunakan. Tapi diberikan balasan membersihkan laman sekolah, menyapu setiap hari, dan membersihkan toilet," tegasnya.
Baca selengkapnya di sini.
(bba/aik)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·