Beredar video nan memperlihatkan cekcok antara pengendara mobil dan rombongan motor gede (moge) di area Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu (13/9/2026).
Dalam video tersebut, tampak seorang wanita menangis dan panik sembari menunjuk-nunjuk pengendara moge. Sementara itu, seorang laki-laki nan berada di dalam mobil tersebut juga terlibat cekcok dengan pengendara moge.
Bendahara Motor Besar Club Indonesia (MBCI) Bogor, Saza, membantah tudingan bahwa rombongan mereka bertindak arogan dalam kejadian tersebut.
Saza menjelaskan, saat kejadian, sebanyak 26 motor dalam rombongan MBCI Bogor tengah melaju menuju Senayan, Jakarta, untuk menghadiri aktivitas morning coffee.
Sebelum berangkat, rombongan tersebut telah dibagi menjadi dua golongan untuk membantu mengurai kepadatan lampau lintas.
"Perjalanan lancar, kami tidak kebut-kebutan lantaran kondisi jalan padat. Tidak memungkinkan kami untuk kebut-kebutan, kami jalan sesuai jalurnya," ujar Saza saat dihubungi, Rabu (16/9).
Menurut Saza, perselisihan bermulai ketika sebuah mobil tiba-tiba menghentikan laju rombongan mereka.
Pengemudi mobil tersebut, kata dia, menuding salah satu personil MBCI Bogor sengaja memainkan gas alias menggeber knalpot untuk mengintimidasi pengguna jalan lain.
Saza menjelaskan, bunyi keras nan terdengar berasal dari karakter mesin motor berkapasitas besar, khususnya Harley-Davidson, dan dapat muncul saat pengendara melakukan perpindahan gigi.
"Tapi kami dituduhkan ngegeber. Lalu kami semua berhenti, dan dua orang di dalam mobil ini marah-marah dan berteriak kepada kami," kata Saza.
Saza mengatakan pihaknya sempat meminta maaf untuk meredakan situasi. Namun, menurut dia, dua orang di dalam mobil tersebut tetap melontarkan kemarahan sehingga terjadi perdebatan.
Ia juga membantah berita nan menyebut personil MBCI Bogor melontarkan makian dalam kejadian tersebut.
"Kejadian itu sebentar, tidak sampai 10 menit, lampau kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan. Jadi pemberitaan nan menyebut kami memaki itu salah besar," tegasnya.
MBCI Bogor menegaskan tidak mempunyai niat untuk memicu keributan dengan pengguna jalan lain. Mereka berambisi masyarakat memandang kejadian tersebut secara utuh dan proporsional.
43 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·