Viral Maling Motor Modus Jamin iPhone 17 Pro Max Ternyata HP Replika

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta - Polsek Tebet menangkap seorang pencuri motor nan sempat viral di media sosial (medsos), bertindak di area Jalan Tekukur RT 2 RW 3, Kelurahan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan (Jaksel). Polisi menyebut pelaku berpura-pura hendak membeli motor, namun akhirnya membawa kabur motor Vario milik korban.

Dalam video viral nan dilihat detikcom, Selasa (2/6/2026) pelaku berbareng korban berada di sebuah rumah makan warung Tegal (warteg). Lalu pelaku menitipkan dua handphone (HP) replika iPhone 17 Pro Max dan Samsung Z Fold.

Dalam unggahan tersebut, dinarasikan pelaku meminta meminjam motor korban lantaran ada keperluan lain. Namun, di sana korban menunggu pelaku nan tak kunjung kembali dan meninggalkan 2 HP replika tersebut.

"Adapun tersangka nan sudah kita amankan berinisial SFX namalain Kates," kata Kapolsek Tebet AKP Ischak dalam bertemu pers di Mapolsek Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (2/6/2026).

Dia mengungkapkan, pelaku mengetahui korban hendak menjual motornya dari media sosial Facebook. Kemudian dia berpura-pura hendak membeli, namun nyatanya membawa kabur motor korban.

"Jadi di sini mengenai dengan modus operandi ialah pelaku melakukan perbuatan melawan norma dengan langkah pelaku berpura-pura sebagai pembeli kendaraan roda dua, nan mana pelaku berkomunikasi melalui sosial media ialah Facebook," jelasnya.

Ischak menjelaskan, pelaku sempat mengecek seluruh surat-surat kendaraan. Pelaku membawa kabur motor korban dengan berpura-pura mau melakukan uji berkendara (test drive).

"Kemudian nan berkepentingan setelah dari warkop tersebut mengarah ke samping melakukan pengecekan BPKB, kemudian STNK, maupun tagihan kendaraan. Setelah korban masuk ke dalam rumah ya, pelaku memasukkan BPKB, STNK, tagihan ke dalam jok kendaraan dan pelaku meminta untuk melakukan test drive dengan jaminan," jelasnya.

Untuk meyakinkan korban, tersangka meninggalkan 2 HP replika iPhone 17 Pro Max dan Samsung Z Fold selama test drive.

"Ya ini ada jaminan, nan mana nan berkepentingan sudah menyiapkan tas warna hitam di dalamnya berisi dua HP ialah satu HP replika ialah iPhone 17 Pro Max dan Samsung Z Fold," imbuh dia.

Ischak menyebut korban tetap percaya dengan pelaku sesaat setelah surat-surat kendaraan dimasukkan ke jok. Padahal pada posisi itu transaksi belum dilakukan.

"Pada saat korban masuk memanggil anaknya lantaran kendaraannya di situ sudah siap ya, terus identitas sudah dimasukkan ke dalam jok, kunci sudah dipegang sudah siap di dalam kendaraan, pelaku dengan sengaja melakukan alias menyalakan kontak nan kemudian melarikan diri membawa kendaraan tersebut," katanya. (tsy/jbr)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News