Viral Jasad Orang Utan Mengapung di Sungai, BKSDA Kalteng Turun Tangan

Sedang Trending 15 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah (Kalteng) berbareng Orangutan Foundation International (OFI) melakukan penyisiran untuk mengecek laporan jasad orang utan mengapung di Sungai Kumai, Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng).

Saat buletin ini ditulis, tim campuran nan turun menelusuri laporan tersebut belum sukses menemukan buntang satwa dilindungi itu.

Informasi mengenai temuan tersebut beredar di media sosial, Kamis (13/10). Menindaklanjuti laporan itu, BKSDA Kalteng dan OFI melakukan penyisiran di Sungai Kumai Rabu (14/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah II Pangkalan Bun, Handi Nasoka, menerangkan penyisiran dilakukan untuk menelusuri titik letak nan disebut dalam info tersebut.

Sekaligus, sambungnya, memastikan keberadaan jasad orang utan nan dilaporkan mengapung di sungai.

"Namun, upaya pencarian nan dilakukan tim campuran belum membuahkan hasil. Jasad nan dimaksud tidak ditemukan selama penyisiran berlangsung," katanya, Jumat (16/10) dikutip dari detikKalimantan.

Dia memastikan hingga Jumat siang tadi, keberadaan jasad orang utan tersebut tetap belum diketahui. Penyebab kematian satwa itu juga belum dapat dipastikan lantaran jasadnya belum ditemukan untuk diperiksa lebih lanjut.

"Informasi ini menjadi perhatian mengingat orang utan merupakan satwa liar nan dilindungi. Kepastian mengenai kondisi dan penyebab kematian satwa sangat krusial untuk mengetahui kejadian sebenarnya," kata dia.

Balai KSDA Kalimantan Tengah berbareng pihak mengenai diharapkan terus menelusuri laporan tersebut agar keberadaan jasad orang utan nan disebut mengapung di Sungai Kumai dapat dipastikan.

Baca buletin lengkapnya di sini.

(tim/kid)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional
↑