Jakarta, CNBC Indonesia - Beredar info di sosial media nan menyebut bahwa jangkitan hantavirus sebagai pengaruh samping dari vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech. Sejumlah akun membagikan arsip lampiran pengajuan lisensi vaksin Pfizer ke regulator Amerika Serikat pada 2021.
Mengutip Reuters, beredar unggahan nan menampilkan daftar "adverse events of special interest" alias kejadian medis nan menjadi perhatian unik selama periode pemantauan vaksin Covid-19.
"Daftar pengaruh samping vaksin COVID-19 Pfizer mencakup jangkitan paru-paru akibat hantavirus!" demikian bunyi postingan nan tersebar luas pada 7 Mei 2026.
Unggahan tersebut berupa tangkapan layar arsip nan diajukan Pfizer kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) pada tahun 2021 untuk mendapatkan izin biologis atas vaksinnya.
Dalam daftar tersebut memang tercantum istilah "hantavirus pulmonary infection", sehingga memicu konklusi keliru bahwa vaksin Pfizer dapat menyebabkan jangkitan hantavirus. Padahal, arsip tersebut tidak membuktikan adanya hubungan sebab-akibat antara vaksin dan penyakit tersebut.
Data tersebut dikompilasi menggunakan laporan sukarela melalui beragam sistem pelaporan nasional, seperti Sistem Pelaporan Kejadian Tidak Diinginkan Vaksin (VAERS) di Amerika Serikat.
Pfizer menjelaskan bahwa daftar tersebut hanya mencatat seluruh kejadian medis nan dialami peserta selama masa pemantauan, terlepas dari apakah kondisi itu disebabkan oleh vaksin alias tidak.
Artinya, setiap laporan kesehatan nan muncul setelah seseorang menerima vaksin bisa masuk ke database, meskipun belum terbukti berangkaian langsung dengan vaksinasi.
Pemerintah Inggris telah memberikan izin pemasaran penuh untuk vaksin Pfizer pada akhir 2022 setelah meninjau keamanan, kemanjuran, dan info lainnya, termasuk daftar kejadian tidak diinginkan nan diidentifikasi mempunyai hubungan kausal dengan vaksin tersebut.
Penjelasan serupa juga pernah disampaikan oleh regulator kesehatan AS, U.S. Food and Drug Administration, nan menegaskan bahwa laporan di VAERS tidak otomatis berfaedah vaksin menyebabkan masalah kesehatan tertentu. Siapa pun dapat mengirim laporan, termasuk dugaan kejadian nan belum diverifikasi secara ilmiah.
Daftar pengaruh samping nan betul-betul terbukti mempunyai hubungan kausal dengan vaksin Pfizer telah dipublikasikan secara resmi dalam info produk vaksin Comirnaty. Dalam arsip resmi tersebut, tidak ada hantavirus nan disebut sebagai pengaruh samping vaksin.
Sebagai informasi, Hantavirus sendiri merupakan golongan virus nan dapat menyebabkan hantavirus pulmonary syndrome (HPS), penyakit langka nan menyerang sistem pernapasan. Menurut World Health Organization dan National Institutes of Health, penularan virus ini umumnya berasal dari paparan tikus alias hewan pengerat nan terinfeksi.
Pfizer juga menegaskan bahwa vaksin Covid-19 Comirnaty tidak mengandung virus hidup, termasuk hantavirus.
Belakangan, hantavirus memang menjadi sorotan setelah pandemi di sebuah kapal pesiar berbendera Belanda dilaporkan menewaskan 3 orang. Otoritas kesehatan Afrika Selatan menyebut 2 korban terinfeksi strain Andes, salah 1 jenis hantavirus nan diketahui dapat menular antarmanusia meski kasusnya sangat jarang.
WHO menyebut penularan antar manusia pada strain Andes biasanya hanya terjadi melalui kontak sangat dekat dan berkepanjangan.
(hsy/hsy)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·