Jakarta, CNBC Indonesia - Pemimpin Venezuela nan ditangkap, Nicolas Maduro, membagikan foto-foto dirinya pada hari Minggu untuk pertama kalinya sejak dibawa ke Amerika Serikat (AS). Ia menunjukkan sikap menantang dan keyakinannya saat menunggu persidangan di akomodasi federal berkeamanan tinggi.
Mengutip Anadolu Agency, Senin (31/08/2026), Maduro mengunggah pesan tersebut melalui perusahaan media sosial asal AS, X. Ia nampak tenang sembari menunggu persidangan di Negeri Paman Sam.
"Saya mau Anda tahu bahwa kami berdiri teguh, hati kami dipenuhi dengan cinta Anda," ungkapnya.
Foto-foto nan diambil pada tanggal 25 Juni tersebut memperlihatkan Maduro nan sedang mengacungkan tanda kemenangan alias victory sign. Ia menggambarkan unggahan itu sebagai bingkisan mini penuh cinta dan angan untuk cucu-cucunya, semua anak, serta para pendukungnya. Ia juga menutup pesan tersebut dengan sebuah referensi alkitabiah.
"Kami bakal tetap kuat, tenang, dan percaya diri: Tuhan berbareng kami. Tuhan bakal menyediakan. Venezuela bakal terlahir kembali," paparnya.
Saat ini, Nicolas (63) dan istrinya, Cilia Flores (69), ditahan tanpa agunan di Pusat Penahanan Metropolitan di Brooklyn. Hakim AS baru-baru ini menjadwalkan persidangan mereka bakal dimulai pada 1 Juni 2027. Pasangan ini dibawa ke AS pada bulan Januari lampau menyusul sebuah operasi militer di ibu kota Caracas nan sukses menangkap mereka.
Keduanya menghadapi tuduhan federal nan sangat serius, termasuk terorisme narkotika dan perdagangan narkoba. Jaksa menuduh mereka telah bekerja-sama dengan kartel-kartel besar untuk memindahkan ribuan ton kokain ke Amerika Serikat. Meskipun demikian, Maduro dan Cilia sama-sama mengaku tidak bersalah atas seluruh tuduhan tersebut. Nicolas apalagi sempat memihak diri saat sidang dakwaannya pada bulan Januari lalu.
"Saya laki-laki nan baik. Saya tetap presiden negara saya," tegasnya.
(tps/tps)
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·