Ilustrasi(Dok Istimewa)
INDONESIAN Small and Medium Enterprises Association (ISMEA) meramaikan area Dapur Kuliner dalam gelaran Pekan Halal Indonesia 2026 nan berjalan di Jakarta International Convention Center (JICC). Keikutsertaan ini menjadi langkah nyata mempromosikan produk olahan unik Nusantara karya UMKM bimbingan nan telah bersertifikat legal resmi dan memenuhi standar mutu nasional.
Di area Dapur Kuliner JICC, ISMEA menampilkan beragam produk Food & Beverage (F&B) kemasan, produk siap saji, hingga menggelar sesi cicip produk (food tasting). Beberapa produk unggulan nan dihadirkan meliputi dimsum dari BE Frozen, risoles ubi ungu dari Ubite’s, risoles sehat berisi sayuran dan jamur dari Ngerisol, minuman sehat Mabento Splash (perpaduan kembang telang, serai, dan lemon), serta olahan Fafa Lidah Buaya dalam corak siap minum maupun bubuk.
Ketua Umum ISMEA, Endang Rudiatin, menegaskan bahwa partisipasi ini bermaksud membuktikan kualitas, keamanan, dan daya saing produk UMKM kuliner lokal untuk menembus pasar ritel modern, jaringan hotel dan restoran, hingga pasar ekspor.
"Kehadiran ISMEA di Dapur Kuliner Pekan Halal Indonesia 2026 bukan sekadar meramaikan pameran, melainkan etalase nyata kualitas UMKM kuliner kita. Melalui produk F&B unggulan nan bersertifikat halal, kami membuktikan bahwa kuliner berbasis kearifan lokal tidak hanya unggul dari segi rasa, tetapi juga memenuhi standar higienitas serta siap bersaing di rantai pasok industri legal nasional maupun global," ujar Endang melalui keterangannya, Senin (31/8/2026).
Endang mengatakan partisipasi ISMEA difokuskan pada penguatan kapabilitas serta ekspansi skala upaya pelaku UMKM melalui produktivitas pengolahan komoditas pangan lokal menjadi produk berbobot tambah tinggi. Ia mengatakan pihaknya berkomitmen mengawal para pelaku upaya mikro, kecil, dan menengah melalui pendampingan legalitas, sertifikasi halal, training manajemen, hingga pembukaan akses pasar domestik dan internasional.
"Langkah ini diharapkan bisa mendorong UMKM agar tidak sekadar menjadi penonton, melainkan turut memperkuat ketahanan pangan nasional serta memimpin rantai pasok industri kuliner halal," pungkasnya. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·