Video: Vaksin RI Mendunia, Bio Farma Ekspor Vaksin Polio ke 150 Negara

Sedang Trending 6 hari yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia- Bio Farma sebagai induk holding BUMN farmasi terus memperkuat esensial dan kemandirian industri farmasi nasional melalui transformasi orientasi upaya dan restrukturisasi keuangan.

Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya mengatakan BUMN Farmasi dilakukan dengan membikin skala upaya nan efektif dan efisien sehingga produk nan tidak efisien dilakukan 'pruning' produksi. Selain itu upaya model diarahkan agar semakin efisien seperti pada Kimia Farma mengenai pengedaran hingga toko obat Kimia Farma sehingga dapat memperkuat esensial keuangan, apalagi sejumlah perusahaan dalam BUMN Farma dilakukan restrukturisasi finansial hingga injeksi pembiayaan

Khusus Bio Farma, baru-baru ini Induk Holding BUMN Farmasi ini meluncurkan Bio-TCV (Typhoid Conjugate Vaccine) nan merupakan vaksin tifoid konjugat nan dikembangkan di dalam negeri dan merupakan hasil kerjasama BIo Farma dan International Vaccine Institute (IVI).

Selain Vaksin tifoid, Bio Farma tengah mengembangkan Vaksin Rotavirus untuk pencegahan diare nan selama ini tetap diimpor sehingga pada 2027 diharapkan bisa diproduksi dalam negeri. Selain itu Bi Farma juga mengembangkan vaksin HPV untuk mendukung eliminasi kanker serviks serta vaksin Hepatitis dewasa.

Meski demikian pengembangan vaksin memerlukan Waktu lama setidaknya 7 tahun ini menjalin Bio Farma memperkuat Kerjasama dengan universitas, mitra dunia hingga perusahaan riset. Bio Farma dalam memastikan ketahanan vaksin nasional namun juga membuka kesempatan ekspor vaksin hingga 150 negara seperti vaksin Polio nan bekerjasama dengan UNICEF.

Selengkapnya simak perbincangan Mercy Widjaja dengan Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya dalam Profit, CNBC Indonesia, Senin, 07/09/2026)


Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News