Video: Rupiah Melemah Efek Perang, Ongkos Produksi Petrokimia Melonjak

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia- Kian panasnya gejolak perang Timur Tengah hingga Rusia Vs Ukraina telah berakibat pada meningkatkan kekhawatiran industri petrokimia nasional.

Ketua Umum Asosiasi Industri Penghasil Petrokimia Indonesia (AIPP), Hari Supriyadi mengatakan ketegangan geopolitik dunia setidaknya memberi 2 akibat utamanya. Dimana ketidakpastian pasokan bahan baku petrokimia di pasar dunia serta kenaikan nilai bahan baku di tengah pelemahan nilai tukar Rupiah membikin Harga Pokok Produksi (HPP) melonjak.

Ketergantungan industri petrokimia terhadap bahan baku impor ini memaksa bumi upaya untuk meningkatkan efisiensi agar dapat bertahan. Pelaku industri berambisi support pemerintah terhadap industri petrokimia untuk memaksimalkan penggunaan bahan baku dalam negeri, salah satunya pemanfaatan Natural Gasoline (Pentana Plus), namun nilai jualnya tetap cukup tinggi bagi industri sehingga diharapkan kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) juga bisa diterapkan pada industri pertokimia.

Lalu seperti apa akibat dan strategi industri petrokimia hadapi akibat perang? Selengkapnya simak perbincangan Bunga Cinka dengan Ketua Umum Asosiasi Industri Penghasil Petrokimia Indonesia (AIPP), Hari Supriyadi dalam Manufacture Check, CNBC Indonesia (Senin, 11/05/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News