Video: Majukan Obat Herbal, Produsen Minta Fitofarmaka Masuk BPJS

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia- Dexa Group sebagai perusahaan farmasi terkemuka terus mengembangkan riset produk Fitofarmaka dan Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) nan berbahan alam nan teruji keamanan dan khasiatnya.

Director of Research and Business Development Dexa Group, Raymond Tjandrawinata mengatakan meningkatnya tren kembali ke alam alias 'back to nature' membikin obat herbal semakin digemari oleh masyarakat dunia.

Besarnya potensi pasar obat herbal sebagai 'obat' untuk membantu kesembuhan nan mencapai USD 500 Miliar dengan pemain utama dari China biaya India. Sementara Indonesia sebagai negara dengan kekayaan keanekaragaman hayati terbesar ke-2 setelah Brazil baru mencapai USD 5 Miliar, sehingga Indonesia mempunyai kesempatan untuk menggali potensi pengembangan obat herbal lokal nan lebih luas.

Salah satu tantangan RI untuk mengembangkan riset dan ekspansi pasar obat herbal adalah belum terintegrasinya produk fitofarmaka alias obat tradisional dalam sistem kesehatan nasional. Oleh lantaran itu diperlukan penguatan rantai pasok terhadap akses obat herbal di pusat jasa kesehatan di klinik hingga rumah sakit sekaligus mendorong master untuk menggunakan fitofarmaka dengan membuka aksesnya dalam BPJS Kesehatan.

Seperti apa langkah nan diperlukan untuk mendorong pemanfaatan obat bahan alam di Indonesia hingga dapat bersaing di industri farmasi dunia ? Selengkapnya simak perbincangan Maria Katarina dengan Director of Research and Business Development Dexa Group, Raymond Tjandrawinata dalam Profit CNBC Indonesia (Selasa, 12/05/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News