Jakarta, CNBC Indonesia- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Juli 2026, Indonesia mengalami deflasi 0,14% (mtm) alias sebesar 2,88% (yoy) pada Juli 2026.
Deflasi Juli 2025 didorong oleh segmen makanan dan minuman dan tembakau utamanya disebabkan deflasi komoditas bawang merah dan cabe merah serta cabe dan telur ayam. Dari kelompokan perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami deflasi utamanya disumbang oleh deflasi emas perhiasan.
Selengkapnya simak dalam Profit, CNBC Indonesia (Senin, 03/08/2026)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·