Video: BPJS Tekor, BGS Sebut Orang Kaya Harus Bayar Premi Lebih Mahal

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia- Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin dalam Economic Update mengungkapkan upaya memperkuat ketahanan industri kesehatan sehingga dapat menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

salah satu konsentrasi Kemenkes saat ini adalah pemerataan jasa kesehatan ke seluruh Indonesia seperti Rumah Sakit melalui upaya mendorong jaringan rumah sakit untuk berinvestasi dan membuka rumah sakit di wilayah sehingga bakal mendorong investasi, membuka lapangan kerja.

Kemenkes menargetkan perbaikan sekitar 400 rumah sakit di Kabupaten/kota sehingga jasa kesehatan semakin merata dan pasien tidak perlu ke kota besar alias keluar negeri. Kemenkes juga memastikan kemudahan izin untuk meningkatkan daya saing investasi sektor kesehatan

Meski demikian, Menkes juga mengungkapkan persoalan sektor kesehatan mengenai kekurangan tenaga medis ialah RI kekurangan 70.000 Dokter Spesialis sementara lulusan master spesial hanya 2.000 per tahun. Oleh lantaran itu Kemenkes mendorong pendidikan spesial berbasis Rumah Sakit sehingga produksi master ahli lebih sigap termasuk potensi masuknya master asing sehingga pengedaran master juga bakal lebih merata.

Kemenkes juga mendorong transformasi di BPJS Kesehatan, dimana BPJS Kesehatan idealnya mengcover 60-80% shopping kesehatan agar inflasi kesehatan tidak naik tinggi sementara saat ini baru mencapai 20%. Oleh lantaran itu dalam upaya memperkuat finansial BPJS Kesehatan, Kemenkes mendorong penguatan tata kelola BPJS Kesehatan dengan konsep gotong royong mengenai premi.

Lalu seperti apa upaya Kemenkes mendorong penguatan jasa kesehatan dan peningkatan upaya menjaga kesehatan masyarakat? Selengkapnya simak perbincangan Mercy Widjaja dengan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin dalam Economic Update, CNBC Indonesia (Selasa, 23/06/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News