Video: Bongkar Masalah Keuangan Kimia Farma Akibat Investasi Berlebih

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia- Chief Operating Officer BPI Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria menyebut bahwa BPI Danantara memastikan proses streamlining perusahaan BUMN ditujukan untuk meningkatkan keahlian BUMN sehingga proses ini tidak bakal berakibat pada tenaga kerja termasuk tidak ada PHK.

Dony Oskaria menyebut upaya mengatasi persoalan BUMN bakal menekan biaya kerugian hingga bisa menghemat Rp 60 Triliun, sehingga upaya perbaikan di Telkomsel hingga PT Pos tidak bakal ada PHK karyawan

Dari sisi BUMN farmasi, Danantara melakukan transformasi melalui holding di bawah Bio Farma. Salah satu perbaikan dilakukan pada Kimia Farma nan menghadapi persoalan finansial nan cukup dalam disebabkan oleh investasi nan tidak terukur lewat pembangunan pabrik besar namun utilisasi rendah serta Kimia Farma toko obat nan mempunyai 1.000 toko obat nan mempunyai persoalan investasi.

Danantara melakukan transformasi esensial Kimia Farma melalui restrukturisasi manajemen dan upaya hingga dapat diselamatkan dan sudah mencatatkan keuntungan. Namun untuk Indofarma nan mengalami persoalan berat dengan anak upaya ialah PT Indofarma Global Medika (IGM) nan mengalami proses kepailitan.

Seperti apa perkembangan reformasi perusahaan BUMN di Bawah BPI Danantara? Selengkapnya simak perbincangan Andi Shalini dengan Chief Operating Officer BPI Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Kamis, 27/08/2026)


Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News