Veda Ega Pratama(Honda Team Asia )
PEMBALAP muda Indonesia, Veda Ega Pratama, turun ke ranking kedelapan klasemen sementara Moto3 2026 menjelang GP Australia di Sirkuit Phillip Island. Perubahan itu terjadi setelah Pengadilan Banding Internasional FIM mengabulkan banding pembalap Adrian Fernandez dan tim Leopard Racing.
Putusan tersebut memulihkan 77 poin Fernandez dari enam seri pembuka musim ini. Perolehan poin pembalap asal Spanyol itu meningkat dari 71 menjadi 148 poin, sekaligus mengangkatnya dari ranking ke-14 ke posisi kelima.
Dampaknya, Veda nan sebelumnya menempati ranking ketujuh dengan 115 poin setelah finis keenam di GP Indonesia, sekarang berada di posisi kedelapan dengan 111 poin.
Kasus ini bermulai pada Juni 2026 ketika Fernandez didiskualifikasi lantaran tim Leopard Racing dinilai melanggar patokan teknis dengan membuka segel dua mesin tanpa izin Direktorat Teknis FIM.
Leopard Racing kemudian mengusulkan banding hingga ke Pengadilan Banding Internasional FIM di Swiss. Majelis mengabulkan banding tersebut dan membatalkan dua keputusan Komisioner Banding FIM.
"Banding nan diajukan oleh Leopard Racing dan Adrian Fernandez terhadap keputusan tanggal 5 Juni dinyatakan dapat diterima," demikian pernyataan CAI dikutip dari Crash.
"Banding tersebut dikabulkan berasas pokok perkara, dan dua keputusan oleh Komisioner Banding FIM dibatalkan," imbuh pernyataan itu.
Meski posisinya di klasemen berubah, Veda tetap konsentrasi menghadapi GP Australia. Pembalap Honda Team Asia berumur 17 tahun itu bakal menjalani debut di Phillip Island pada seri ke-18 Moto3 musim ini.
Veda mengaku termotivasi setelah finis keenam pada balapan kandang di Mandalika. Hasil tersebut memberinya kepercayaan diri untuk menghadapi sisa musim.
"Finis di P6 pada balapan kandang merupakan momen istimewa. Hasil itu memberi saya kepercayaan diri tambahan untuk menghadapi bagian akhir musim," kata Veda.
Ia menyadari tantangan mempelajari karakter Phillip Island, terutama jika cuaca berubah.
"Saya mau menghadapinya dengan sikap positif dan bekerja keras berbareng tim sejak sesi pertama. Kami bakal konsentrasi mempelajari sirkuit, membangun kecepatan, dan berkompetisi untuk meraih hasil terbaik," tegasnya.
Sesi latihan bebas pertama GP Australia dijadwalkan berjalan pada Jumat (23/10). Veda bakal memanfaatkan sesi tersebut untuk mempelajari lintasan dan membangun kecepatan sebelum balapan.
(P-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·