loading...
Vaksin Kanker mRNA Buatan Rusia. Foto/DAILY
BEIJING - Pasien pertama nan diobati dengan vaksin kanker personalisasi NEOONCOVAC buatan Rusia nyaris menyelesaikan rangkaian pengobatannya, membuka kesempatan baru dalam pengobatan presisi.
Pasien pertama nan menerima vaksin kanker personalisasi nan dikembangkan oleh Rusia diperkirakan bakal menyelesaikan rangkaian pengobatan pada awal September, menandai tonggak baru dalam penerapan teknologi mRNA untuk pengobatan kanker.
Menurut Sputnik, pasien tersebut adalah seorang laki-laki berumur 60 tahun dari provinsi Kursk (Rusia) nan menerima dosis pertama vaksin NEOONCOVAC pada bulan April.
Pasien kanker pertama bakal segera sembuh berkah vaksin NEOONCOVAC nan dikembangkan oleh Rusia.
Alexander Gintsburg, kepala Pusat Epidemiologi dan Mikrobiologi Nasional Gamaleya, mengatakan pasien tersebut menderita melanoma. Meskipun telah menjalani beberapa kali operasi, penyakit tersebut terus bermetastasis ke kelenjar getah bening. Pasien dijadwalkan menerima dosis terakhir pada awal September.
NEOONCOVAC adalah vaksin kanker nan menggunakan teknologi mRNA, nan telah mendapatkan lisensi untuk penggunaan klinis dariKementerian KesehatanRusia pada bulan Desember lalu.
Vaksin ini merupakan hasil kerja sama penelitian antara Pusat Gamaleya dan Pusat Penelitian Kanker Nasional Blokhin, sementara Pusat Penelitian Radiologi Nasional bertanggung jawab atas produksinya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·