UU Perlindungan PRT Disahkan, Prabowo : Pertama Kali dalam Sejarah NKRI!

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

 Pertama Kali dalam Sejarah NKRI!

UU Perlindungan PRT Disahkan, Prabowo : Pertama Kali dalam Sejarah NKRI! (Setneg)

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pemerintah telah mengesahkan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) dalam sambutannya pada peringatan Hari Buruh Internasional nan digelar di area Lapangan Silang Monumen Nasional pada Jumat (1/5/2026). Kepala Negara menegaskan, pengesahan izin tersebut merupakan tonggak sejarah krusial dalam perjuangan panjang perlindungan bagi pekerja rumah tangga di Indonesia.

1. Perjuangan 22 Tahun

“Hari ini saya bisa melaporkan kepada saudara-saudara bahwa kita telah mengesahkan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga. Kalau tidak salah Ini adalah perjuangan lama, perjuangan 22 tahun. Bahkan selama republik berdiri belum pernah ada undang-undang perlindungan pekerja rumah tangga,” ujar Kepala Negara.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menekankan, selama ini pekerja rumah tangga kerap berada dalam kondisi nan belum mempunyai kepastian perlindungan, termasuk dalam perihal bayaran dan hak-hak dasar lainnya. Oleh lantaran itu, pengesahan undang-undang ini menjadi langkah krusial untuk memastikan adanya perlindungan norma nan jelas dan setara bagi para pekerja rumah tangga di seluruh Indonesia.

“Undang-undang perlindungan pekerja rumah tangga belum pernah ada. Selama ini, pekerja-pekerja rumah tangga, entah dibayar bayaran berapa, tidak jelas. Sekarang, pertama kali dalam sejarah NKRI, kita sahkan undang-undang perlindungan pekerja rumah tangga,” kata Presiden.

Kepala Negara juga menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada para pekerja atas dedikasi dan perjuangan mereka. Presiden Prabowo menilai, setiap pekerja nan mencari nafkah secara jujur dan legal adalah sosok nan mulia.

“Saya menyadari, saya merasakan, dan saya menghormati perjuangan saudara-saudara. Seorang nan bekerja dengan badannya, dengan keringatnya, dengan tangannya, dia adalah seorang nan mulia, seorang bekerja dengan halal. Seorang berjuang untuk anaknya, untuk istrinya. Tiap hari, seorang nan bekerja dengan jujur, pengalaman saya, para pekerja, para petani, para nelayan, justru nan hidupnya susah mereka adalah orang-orang nan jujur, orang-orang nan ikhlas,” ungkap Kepala Negara.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com