Utang BLBI dan Warisan Krisis 1998 Lunas, Menkeu Suahasil Ungkap Peran Surplus BI

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Anggie Ariesta , Jurnalis-Jum'at, 18 September 2026 |20:35 WIB

Utang BLBI dan Warisan Krisis 1998 Lunas, Menkeu Suahasil Ungkap Peran Surplus BI

Menkeu Suahasil (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah melaporkan telah menyelesaikan seluruh tanggungjawab pembayaran surat utang nan dulu diterbitkan untuk menanggulangi krisis finansial dan perbankan tahun 1997–1998. Pelunasan atas instrumen tanggungjawab krisis tersebut rampung pada Agustus 2026.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan bahwa dalam sejarah penanganan krisis melanda tiga dasawarsa silam, pemerintah menerbitkan obligasi dengan nilai total menembus Rp640 triliun.

“Kalau kita lihat lagi sejarah 30 tahun nan lampau itu ketika menangani krisis 97-98, pemerintah itu mengeluarkan total obligasi mencapai Rp640 triliun saat itu. Dan kita bayar kembali itu,” kata Suahasil dalam konvensi pers APBN KiTa, Jumat (18/9/2026).

Suahasil menjelaskan bahwa proses pelunasan utang krisis dilakukan berjenjang dalam jangka panjang. Jenis obligasi rekapitalisasi telah diselesaikan sepenuhnya pada Juli 2020, sementara tanggungjawab surat utang mengenai Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) baru tuntas terbayar pada Agustus 2026.

“Kalau untuk beberapa jenis obligasi kita keluarkan, ada nan sudah lunas di Juli 2020, ada nan lunas di kemarin. Ini adalah suatu sejarah perjalanan sektor finansial Indonesia, tapi dengan adanya penanganan krisis tahun 97-98 ketika itu, maka negara kita bisa terus melakukan reformasi dan bisa terus melakukan pembangunan sampai dengan saat ini,” ungkapnya.

Suahasil menambahkan bahwa sistem pelunasan surat utang krisis tersebut memanfaatkan setoran surplus Bank Indonesia (BI) ke kas negara sesuai petunjuk undang-undang.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com