Usai Perang Iran, AS "Perang Baru" di Laut-Korban Tewas Bertambah

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Militer Amerika Serikat (AS) mengumumkan melakukan serangan terhadap sebuah kapal, nan diyakini terlibat perdagangan narkoba, Selasa.

Kejadian ini terjadi di Samudra Pasifik bagian timur dan menghidupkan kembali kampanye "perang narkoba" AS ke negara-negara Amerika Latin.

Mengutip AFP, Rabu (15/4/2026), militer AS mengatakan empat orang tewas dalam serangan mematikan terbaru, nan sempat terhenti lantaran perang AS-Israel ke Iran di Timur Tengah.

Empat korban jiwa baru ini meningkatkan total korban tewas dari kampanye militer AS nan kontroversial tersebut- lantaran tanpa pembuktian internasional- menjadi setidaknya 174 orang.

Sebelumnya, pemerintahan Presiden Donald Trump bersikeras bahwa mereka secara efektif bertempur dengan apa nan mereka sebut "teroris narkoba" nan beraksi di Amerika Latin.

Namun, belum ada bukti pasti bahwa kapal-kapal nan menjadi sasaran terlibat dalam perdagangan narkoba, sehingga memicu perdebatan sengit tentang legalitas operasi tersebut.

Para mahir norma internasional dan golongan kewenangan asasi manusia mengatakan serangan tersebut kemungkinan besar merupakan pembunuhan di luar hukum.

Serangan, tegas mereka, tampaknya menargetkan penduduk sipil nan tidak menimbulkan ancaman langsung bagi AS.

(sef/sef) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News