Update Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Indramayu: 13 Orang Meninggal

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Kecelakaan maut melibatkan mobil pick up dan truk tronton telah mengakibatkan 13 orang meninggal bumi di Jalur Pantura Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, pada Minggu (12/7).

Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarif Hidayat, mengonfirmasi total korban jiwa tersebut pada Minggu (12/7) malam.

"Semuanya 13. nan 3 orang meninggal di TKP, 4 di RS Plumbon, 6 di RS Bhayangkara," ungkapnya saat dikonfirmasi detikJabar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Data kepolisian menyebut delapan korban tewas merupakan penduduk Blok Cemeti, Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Mereka adalah Idah, Karsini, Sanera, Yunah, Ayu, Shinta, Al, serta Warsidi nan merupakan pengemudi mobil pick up.

Ketua RT 13 Blok Cemeti, Rawid, membenarkan bahwa kebanyakan korban adalah warganya.

"Betul, delapan orang itu penduduk kami," katanya kepada detikJabar, Minggu malam.

Selain penduduk Desa Cempeh, tiga korban lainnya teridentifikasi sebagai penduduk Blok Telukan, Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener. Seluruh korban diketahui baru saja pulang mengantar rombongan pengantin dari Desa Parean, Kecamatan Kandanghaur.

Kronologi kejadian bermulai saat mobil pick up bernomor polisi E 8559 RB nan dikemudikan Warsidi hendak melakukan putar kembali di putaran Kiajaran Kulon. Namun, dari arah nan sama, melaju truk tronton bernomor polisi B 9260 TEV nan dikendarai Deden Ibad. Tabrakan dahsyat pun tidak terhindarkan.

Kerasnya tumbukan mengakibatkan belasan penumpang pick up terpental ke jalan raya. Tiga orang dilaporkan meninggal bumi di letak kejadian. Petugas Polsek Lohbener berbareng penduduk segera mengevakuasi korban luka ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang dan Rumah Sakit Mitra Plumbon Widasari.

Sejumlah korban nan mengalami luka berat, terutama pada bagian kepala, mengembuskan napas terakhir saat dalam perjalanan maupun ketika menjalani perawatan medis. Hingga buletin ini diturunkan, beberapa korban lainnya dilaporkan tetap menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Rawid kembali menegaskan bahwa rombongan tersebut sedang dalam perjalanan pulang usai menghadiri aktivitas pernikahan. "Informasinya mereka lenyap mengantar pengantin di Desa Parean Kandanghaur. Informasi terbaru supirnya juga meninggal dunia," kata Rawid.

Sopir truk tronton, Deden Ibad, mengakui kendaraannya menabrak pick up tersebut. Ia menyebut mobil di depannya berakhir secara mendadak saat hendak berbelok.

"Saya tidak tega memandang kondisi korban nan bertumbangan di jalan. Kondisi mobil di depan saya itu mendadak berakhir saat bakal manuver belok ke arah kanan," ujar Deden Ibad.

Selengkapnya di sini.

(gil)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional