Jakarta -
Universitas Padjadjaran (Unpad) menonaktifkan sementara seorang pengajar nan diduga terlibat dalam kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus. Pihak Unpad mengatakan korban sudah tidak studi di kampusnya.
"Mengenai kelanjutannya saya belum ada info updatenya, penelusuran sedang dilakukan," ujar Kepala Humas Unpad, Dandi Supriadi saat dikonfirmasi, Sabtu (18/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban sudah tidak studi di Unpad," tambahnya.
Namun, ketika ditanya soal kapan kejadiannya, Supriadi belum bisa membeberkan info lebih lanjut.
"Saya tidak ada infonya. Hanya siaran pers kemarin nan bisa saya share," katanya.
Bentuk Tim Investigasi
Selain menonaktifkan pengajar tersebut, Unpad juga membentuk tim investigasi untuk melakukan penelusuran secara objektif dan menyeluruh nan melibatkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) serta unsur Senat Fakultas.
Ia mengatakan kampus tetap mengedepankan kehati-hatian dalam proses pembuktian agar tidak menimbulkan keputusan nan keliru, meskipun keberpihakan tetap diberikan kepada korban.
Ia menegaskan, andaikan dalam proses investigasi terbukti terjadi pelanggaran, Unpad bakal menjatuhkan hukuman sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan nan berlaku.
"Unpad bakal selalu memperhatikan prosedur pembuktian dengan saksama melalui perangkat nan ada agar tidak menimbulkan keputusan nan keliru, walaupun titik keberpihakan Unpad adalah kepada korban," tegasnya.
Unpad memastikan penanganan kekerasan tidak hanya dilakukan pada kasus ini, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyeluruh untuk menciptakan lingkungan kampus nan kondusif dan kondusif.
Pihak kampus juga membujuk seluruh masyarakat, termasuk sivitas akademika untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.
Kasus dugaan kekerasan seksual tersebut viral melalui platform media sosial (medsos) X. IY, oknum pembimbing besar Fakultas Keperawatan (FKep) Unpad itu diduga meminta mahasiswi asing program pertukaran pelajar (exchange) untuk mengirimkan foto saat memakai bikini.
(azh/idn)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·