loading...
Google. Foto/ Daily
JAKARTA - Komisi Eropa pada hari Kamis menyetujui dua keputusan nan mengikat secara hukum.
Eropa memerintahkan Google untuk memperluas interoperabilitas bagi asisten kepintaran buatan (AI) pesaing di perangkat Android dan berbagi info Google Search dengan penyedia jasa pencarian pihak ketiga nan memenuhi syarat berasas Undang-Undang Pasar Digital.
Komisi Eropa mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa langkah ini bermaksud untuk memastikan persaingan nan lebih setara dengan memberikan akses kepada jasa AI pesaing ke fungsi-fungsi utama Android nan saat ini hanya tersedia untuk asisten AI milik Google sendiri, Gemini, serta meningkatkan akses ke info pencarian untuk mesin pencari pengganti dan jasa pencarian berbasis AI, seperti nan dilaporkan Anadolu Ajansi.
Berdasarkan keputusan pertama, Google kudu mengizinkan asisten AI pihak ketiga untuk mengakses fitur sistem Android nan memungkinkan pengguna untuk mengaktifkannya melalui perintah bunyi dan melakukan tugas di beragam aplikasi, sama seperti asisten AI milik Google sendiri.
Menurut komisi, pengguna bakal dapat memilih asisten AI pengganti untuk melakukan tindakan seperti memesan taksi, menghasilkan saran jawaban di aplikasi perpesanan, alias menjawab pertanyaan berasas letak nan baru saja dikunjungi.
Keputusan kedua menetapkan patokan tentang tanggungjawab Google untuk membagikan info Google Search nan telah dianonimkan dengan penyedia jasa pencarian pihak ketiga nan memenuhi syarat, termasuk chatbot AI nan menawarkan kegunaan pencarian.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·