Ujian Kesabaran di KRL Green Line dari Tahun ke Tahun

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Jakarta -

Bayangkan di hari Senin saat jam pulang instansi ditambah rintik gerimis, salah satu jalur KRL tersibuk di Jakarta mengalami gangguan berjam-jam lamanya. Ya begitulah nan dialami para roker (rombongan kereta) Green Line pada Senin, 5 Mei 2026.

Green Line julukan KRL jalur Tanah Abang-Rangkasbitung itu memang menjadi salah satu jagoan bagi para pekerja lantaran melewati stasiun-stasiun nan sarat permukiman. Namun Senin sore itu chaos tak terhindarkan. Listrik Aliran Atas (LAA) dikabarkan tersambar petir menyebabkan perjalanan KRL mandek.

Namun sepertinya kesabaran roker Green Line memang selalu diuji dari tahun ke tahun. Dari catatan detikcom, Selasa (5/5/2026), ada saja memang kejadian di KRL Green Line nan berkapak pada penumpukan penumpang, agenda kereta nan berubah, hingga helaan napas panjang sembari mengucap istigfar.

Apa saja memang gangguan KRL Green Line dari tahun ke tahun?

1. Tahun 2023: Truk Tabrak Tiang LAA

Tahun 2023, KRL green line pernah mengalami gangguan lantaran ada truk nan menabrak tiang LAA di area Bintaro, Jakarta Selatan. Peristiwa ini terjadi pada 25 Juni 2023. Gangguan terjadi saat jam orang berangkat kerja.

Akibatnya, banyak KRL tertahan selama satu jam lebih. Banyak penumpang keluar dari stasiun untuk mencari pengganti transportasi lain.

Truk nan menabrak tiang baru bisa dievakuasi pada pukul 10.00 WIB. Petugas dari TNI, Polri, KAI, PPSU hingga penduduk bekerja untuk mengeluarkan muatan truk tersebut.

2. Tahun 2024: Per Spring Bed

KRL green line kembali mengalami gangguan pada 30 Januari 2024. Gangguan terjadi lantaran ada KRL tersangkut per alias kawat spring bed di sekitar Stasiun Pondok Ranji.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.17 WIB, ialah saat jam pulang kantor. Penumpang tertahan selama berjam-jam.

Salah satu penumpang sempat menceritakan saat KRL tersebut tertahan. Para penumpang disebut mengalami kepanasan dan sempat tertahan beberapa saat.

"Saya di gerbong 4. Sudah tertahan sejam-an. Kondisi panas banget," ujar salah satu penumpang, Tuti, kepada detikcom.

3. Tahun 2025: Gangguan 3 Hari Berturut-turut

Selanjutnya, tahun 2025 gangguan pernah terjadi selama tiga hari berturut-turut. Gangguan terjadi pada 20, 21 dan 22 Oktober.

Gangguan pada 20 Oktober terjadi pada jam pada pulang kerja. KRL tertahan lantaran gangguan operasional. KRL mengalami keterlambatan selama 28 menit.

Esok harinya, KRL gangguan KRL itu kembali terjadi pada jam berangkat kerja. Gangguan ini imbas dari gangguan operasional sinyal di Stasiun Daru-Parung Panjang.

KRL kembali mengalami gangguan pada 22 Oktober. Kali ini, ada hambatan operasional KRL alias kereta ambruk di Stasiun Rangkasbitung.

"Terdapat hambatan operasional imbas ambruk KA 1689 (Rangkasbitung-Tanah Abang) di Stasiun Rangkasbitung dan saat ini tetap dalam penanganan petugas. Kami imbau pengguna untuk tetap mengutamakan keselamatan dan ikuti pengarahan petugas. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya," tulis PT KAI Commuter Indonesia (KCI) melalui akun X @CommuterLine, Rabu (22/10/2025).

4. Tahun 2026: LAA Tersambar Petir Hingga Genangan

Gangguan terbaru terjadi semalam. KRL mengalami masalah listrik, banjir hingga gerbong pengap.

Gangguan KRL rute Tanah Abang-Rangkas Bitung awalnya mengalami gangguan pada Senin (4/5) sore pukul 17.30 WIB. KAI Commuter melaporkan, gangguan tersebut lantaran masalah listrik imbas tersambar petir. Petugas sempat melakukan rekayasa perjalanan imbas kejadian itu.

"Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas gangguan operasional pada Listrik Aliran Atas di antara Stasiun Jurangmangu-Pondok Ranji sehubungan imbas tersambar petir dan saat ini dalam proses penanganan," tulis KAI Commuter dalam akun X resminya, Senin (4/5).

Sejumlah pengguna KRL mengunggah keluhan mengenai peristiwa tersebut. Pengguna menyebut AC di dalam KRL meninggal hingga menyebabkan kondisi gerbong pengap.

Tak hanya itu, selain sambaran petir, jalur Stasiun Kebayoran-Pondok Ranji juga sempat tergenang imbas hujan deras.

"Terdapat genangan air imbas hujan deras di antara jalur Stasiun Kebayoran-Pondok Ranji," demikian keterangan @CommuterLine, dilihat Senin (4/5) pukul 18.56 WIB.

Akibat kejadian itu terjadi penumpukan penumpang di sejumlah stasiun rute Tanah Abang-Rangkas Bitung pada kemarin sore hingga malam. KRL kembali normal kembali sekitar pukul 21.00 WIB.

(rdp/dhn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News