Uji Coba Konversi LPG ke CNG 3 Kg, Hemat Devisa hingga Rp137 Triliunamp;nbsp;

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Rohman Wibowo , Jurnalis-Selasa, 05 Mei 2026 |17:16 WIB

Uji Coba Konversi LPG ke CNG 3 Kg, Hemat Devisa hingga Rp137 Triliun 

Uji Coba Konversi LPG ke CNG 3 Kg, Hemat Devisa hingga Rp137 Triliun (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, proses konversi Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke gas alam terkompresi alias compressed natural gas (CNG) 3 kilogram (kg)  memasuki tahap uji coba nan diperkirakan rampung paling lambat 3 bulan ke depan.

Bahlil menekankan konversi ke CNG menjadi langkah pemerintah perlahan keluar dari ketergantungan impor sumber daya nan selama ini digunakan untuk kepentingan produk LPG hingga jutaan ton. Sumber daya nan digunakan sebagai pedoman produk CNG disebut melimpah di Indonesia.

"Ketika gejolak geopolitik seperti ini untuk mendapatkan kepastian impor LPG itu memang ada, tapi kan kita tergantung pada global. Maka kami merumuskan pengganti lain. Apalagi kami baru menemukan gas di Kalimantan Timur. Nah ini sebagian besar kami bisa alokasikan untuk kebutuhan dalam negeri untuk meng-cover CNG," kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Selasa (5/5/2026).

Sampai kini, pemerintah tetap merumuskan soal pendanaan konversi daya gas tersebut. Hanya saja, skema upaya produksinya bakal berkarakter business to business, nan kemungkinan besar melibatkan Pertamina.

"CNG ini kan sudah dipakai oleh hotel, restoran, MBG, sudah ada, tapi pada pengelompokkan nan 20 kilogram ke atas, ada nan 10-10 kilogram ke atas. Nah untuk nan 3 kilo memang tabungnya tetap dilakukan uji coba," ujar Bahlil.

"Kalau sudah dapat hasilnya (uji coba) dan jika sudah dinyatakan firm, kami bakal melakukan konversi (LPG ke CNG)," imbuhnya.

Saat ini, konsumsi LPG nasional mencapai 8,6 juta ton per tahun. Dari nomor tersebut, hanya 1,6-1,7 juta ton nan diproduksi dalam negeri dan selebihnya dipenuhi dari impor.

Adapun bahan baku CNG dapat dipenuhi dari industri dalam negeri, ialah dari gas cair C1 dan C2 nan kemudian dipadatkan (compress) hingga mencapai tekanan tertentu. Adapun gas cair C1-C2 adalah gas alam (natural gas) nan didominasi oleh komponen metana (C1) dan etana (C2) nan telah dicairkan untuk mempermudah penyimpanan dan transportasi.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑