Uang Beredar di Indonesia Tembus Rp10.117 Triliun pada Januari 2026

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Tangguh Yudha , Jurnalis-Senin, 23 Februari 2026 |12:32 WIB

Uang Beredar di Indonesia Tembus Rp10.117 Triliun pada Januari 2026

Bank Indonesia (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan likuiditas perekonomian alias duit beredar dalam makna luas (M2)  mengalami peningkatan pada Januari 2026.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan M2 pada Januari 2026 tumbuh sebesar 10,0% secara tahunan (year on year/yoy). Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Desember 2025 nan tercatat sebesar 9,6% (yoy).

"Pada Januari 2026, M2 tumbuh sebesar 10,0% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Desember 2025 sebesar 9,6% (yoy) sehingga mencapai Rp10.117,8 triliun," ungkapnya, Senin (23/2/2026).

Ia menjelaskan, perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan duit beredar sempit (M1) sebesar 14,9% (yoy) serta duit kuasi nan tumbuh 5,4% (yoy).

Menurutnya, peningkatan M2 pada awal tahun ini terutama dipengaruhi oleh pertumbuhan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus) serta penyaluran kredit.

"Tagihan bersih kepada Pempus tumbuh sebesar 22,6% (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 13,6% (yoy)," lanjut Ramdan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com