Anggie Ariesta
, Jurnalis-Kamis, 24 September 2026 |17:04 WIB

Bank Indonesia (BI) mencatat likuiditas perekonomian alias duit beredar dalam makna luas (M2) mencapai Rp10.448,1 triliun pada Agustus 2026. (Foto: Okezone.com)
JAKARTA — Bank Indonesia (BI) mencatat likuiditas perekonomian alias duit beredar dalam makna luas (M2) mencapai Rp10.448,1 triliun pada Agustus 2026. Angka tersebut tumbuh 8,2% secara tahunan (year on year/yoy), melanjutkan pertumbuhan 8,3% pada Juli 2026.
“Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan duit beredar sempit (M1) sebesar 9,0% yoy dan duit kuasi sebesar 6,5% yoy,” tulis Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, Kamis (24/9/2026).
BI menjelaskan peningkatan M2 pada Agustus 2026 terutama dipengaruhi oleh penyaluran kredit.
Penyaluran angsuran tumbuh 13,3% secara tahunan pada Agustus 2026, meningkat dibandingkan pertumbuhan pada Juli 2026 sebesar 13,0% secara tahunan.
Sebagai catatan, angsuran nan diberikan hanya dalam corak pinjaman (loans) dan tidak termasuk instrumen finansial nan dipersamakan dengan pinjaman, seperti surat berbobot (debt securities), tagihan akseptasi (banker's acceptances), dan tagihan repo.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin finance lainnya
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·