loading...
Sinyal Radio Terdeteksi dari sebuah Eksoplanet. Foto/ NASA
NEW YORK - Untuk pertama kalinya, para astronom telah mengidentifikasi sinyal radio nan berasal langsung dari sebuah exoplanet, membuka jalan baru untuk mempelajari karakter dan lingkungan dari dunia-dunia nan jauh ini.
Menurut Daily Mail, para intelektual menggunakan sistem teleskop radio MeerKAT berskala besar di Afrika Selatan untuk merekam gelombang radio pendek nan berulang.
Lebih krusial lagi, mereka bisa mengidentifikasi sumber sinyal tersebut sebagai planet tertentu, bukan hanya menentukan seluruh sistem bintang nan mengandung planet tersebut.
Para peneliti di Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics (AS) mengatakan sinyal tersebut terdeteksi dari Beta Pictoris b, sebuah planet raksasa gas nan tetap sangat muda dan terletak sekitar 63,4 tahun sinar dari Bumi.
Namun, ini bukanlah sinyal nan dikirimkan kepada kita oleh peradaban luar angkasa. Para peneliti percaya bahwa sinyal tersebut merupakan tanda adanya medan magnet nan sangat kuat nan mengelilingi planet ini. Medan magnet ini menciptakan aurora nan mirip dengan nan ada di Bumi, tetapi ribuan kali lebih kuat.
Para astronom sebelumnya telah mengawasi semburan radio nan disebabkan oleh aurora pada planet-planet di tata surya kita dan beberapa bintang kerdil superdingin.
Namun, belum ada sinyal nan secara pasti diidentifikasi berasal dari sebuah eksoplanet, bukan dari bintang induknya.
Pada tahun 2025 dan 2026, tim peneliti mengarahkan teleskop radio ke arah Beta Pictoris dalam empat periode pengamatan. Sistem bintang ini diketahui mempunyai empat planet nan mengorbit, ialah Beta Pictoris a, b, c, dan d.
Tantangan nan telah lama ada adalah sulitnya memisahkan sinyal dari planet dari derau nan dipancarkan oleh bintang induknya. Dalam kasus Beta Pictoris, karakter bintang dan sifat unik dari sinyal tersebut telah membantu para intelektual mengatasi hambatan ini untuk pertama kalinya.
4 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·