TULOLA dan BCA Kembali Berkolaborasi Lewat Kawan Nusantara 2026 Bertajuk EVOLUSI

Sedang Trending 56 menit yang lalu
TULOLA dan BCA Kembali Berkolaborasi Lewat Kawan Nusantara 2026. Foto: TULOLA

Tradisi tak pernah betul-betul berhenti. Ia terus bergerak, beradaptasi, dan menemukan corak baru seiring perubahan zaman. Gagasan inilah nan diangkat TULOLA berbareng PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan PT Pertamina (Persero) melalui Kawan Nusantara 2026 berjudul “EVOLUSI: Heritage and Craft as a Vessel of Light and Wisdom”, nan berjalan pada 23–24 Juli 2026 di Nusantara Ballroom, The Dharmawangsa, Jakarta.

Mengusung tema Evolusi, perhelatan tahunan ini membujuk publik memandang gimana warisan budaya tetap hidup bukan lantaran dipertahankan dalam corak nan sama, melainkan lantaran terus dimaknai ulang oleh setiap generasi. Tahun ini, TULOLA menerjemahkan pendapat tersebut melalui karya instalasi artistik nan menelusuri perjalanan subeng, ornamen telinga tradisional Bali, dari masa ke masa.

“Kami percaya tradisi selalu hidup lantaran manusia terus memaknainya kembali. EVOLUSI adalah pameran tentang gimana tradisi, keterampilan, dan nilai-nilai leluhur terus menemukan corak baru tanpa kehilangan jiwanya. Melalui Kawan Nusantara, kami mau membujuk masyarakat memandang gimana warisan budaya terus bertumbuh mengikuti zaman,” ujar Happy Salma, Founder & Creative Conceptor TULOLA.

Perjalanan subeng dan lahirnya koleksi artwear “EVOLUSI”

Perjalanan Subeng dan Lahirnya Koleksi Artwear "EVOLUSI". Foto: TULOLA

Instalasi utama Kawan Nusantara tahun ini dibagi menjadi empat fase nan menggambarkan perkembangan subeng, mulai dari Persembahan, Ekspresi, Nilai, hingga Transformasi.

Tahap Persembahan mengangkat motif padma nan terinspirasi dari arsitektur gedung persembahan tradisional Bali. Memasuki fase Ekspresi, corak subeng berkembang menjadi motif kembang lotus nan dipadukan tanaman rambat sebagai simbol berkembangnya nilai estetika.

Pada fase Nilai, subeng diposisikan sebagai karya kriya nan mempunyai nilai sosial dan ekonomi melalui motif keranjang serta kembang lili. Sementara pada tahap Transformasi, komponen tipografi bertuliskan “Evolusi” menjadi penanda bahwa tradisi bakal terus bergerak mengikuti perkembangan zaman.

Melengkapi instalasi tersebut, TULOLA juga meluncurkan koleksi Artwear “Evolusi” nan terdiri dari 48 item, mulai dari anting, subeng, bros, sirkam, kalung, hingga gelang.

Koleksi ini menggabungkan teknik pengerjaan tangan dengan seni perhiasan Nusantara melalui empat motif utama, ialah Canang, Macan, Sinar, serta Bunga & Kupu-kupu, nan merepresentasikan perjalanan perkembangan budaya.

Kolaborasi lintas imajinatif rayakan budaya Indonesia

Kolaborasi Lintas Kreatif Rayakan Budaya Indonesia. Foto: TULOLA

Tak hanya menghadirkan instalasi dan koleksi perhiasan, Kawan Nusantara 2026 juga mempertemukan beragam pelaku industri imajinatif dalam satu ruang kolaborasi.

Tahun ini, TULOLA menggandeng sembilan jenama lokal, seperti Camani, Ella & Glo, Glashka, hingga Jeffry Tan, serta menghadirkan beragam produk imajinatif di bawah payung Bakti BCA, di antaranya karya Marista Santividya, Perajin Perak Desa Wisata Taro, Linette Bags, Wastraloka, hingga Nail Art by MUA Tuli Bakti BCA. Sementara dari Pertamina, datang pula mitra bimbingan Roemah Kebaya Vielga.

Selain itu, visitor juga dapat menikmati pameran Heroes of Heritage, nan menampilkan karya hasil kerjasama TULOLA dengan para perajin perak Desa Wisata Taro, Bali, seperti I Made Suama dan Ketut Daging, serta Keris Wibawa Gunung Raung karya I Komang Sudena.

Melalui rangkaian karya, kolaborasi, dan instalasi tersebut, Kawan Nusantara 2026 kembali menegaskan bahwa warisan budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan sesuatu nan terus berkembang, bertransformasi, dan menemukan relevansinya di tengah kehidupan masyarakat masa kini.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan