Trump Tebar Ancaman ke Iran: Iran akan Musnah Jika Kami Eskalasi Serangan

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato sembari berdiri di depan pesawat VC-25B nan dihadiahkan oleh Qatar dan bakal digunakan sebagai Air Force One, di Pangkalan Gabungan Andrews, Maryland, AS, Jumat (19/6/2026). Foto: Elizabeth Frantz/REUTERS

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menebar ancamannya ke Iran. Ancaman ini dibarengi dengan tudinganya, bahwa Teheran telah melanggar kesepakatan gencatan senjata.

"Pesawat AS baru saja menyerang tempat penyimpanan rudal, drone, dan situs radar di pinggir pantai Iran. Karena mereka telah melanggar kesepakatan gencatan senjata. LAGI!" kata Trump, di akun media sosial Truth Social, dilansir AFP, Sabtu (27/6).

"Mungkin, bakal tiba saatnya ketika kita tak bisa lagi sabar, dan jika kita terus dipaksa untuk menyelesaikan 'tugas' secara militer, nan sudah kami lakukan dengan begitu suksesnya. Mungkin, jika itu terjadi, Republik Islam Iran bakal musnah," kata Trump.

Armada CENTCOM (Pusat Komando AS) di Timur Tengah, dalam operasi memberangus sel-sel ISIS. Foto: X/@CENTCOM

Serangan ini juga memudarkan angan bakal perdamaian nan panjang di Timur Tengah. Sebab, pada pekan lalu, kedua negara nampak telah bermufakat untuk meredakan permusuhan di kawasan.

AS menuding, Iran telah melakukan serangan drone ke sebuah kapal tanker berbendera Panama berjulukan 'Kiku', nan membawa sekitar dua juta ton barrel minyak mentah.

AS juga menuding, ini adalah serangan kedua Iran. Sebelumnya, pada Jumat (26/7) mereka menyebut Iran menyerang kapal 'Ever Lovely'.

Serangan AS ini dikonfirmasi oleh sejumlah media lokal Iran. Serangan terdapat di sejumlah lokasi, seperti Sirik dan Qeshm, nan terletak di selatan Iran.

Mereka membalas, dan serangan bertumbangan di Bahrain.

"Kalau agresi terus berlangsung, respons kami juga bakal bertambah," kata Garda Revolusi Islam Iran.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan