Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu "gila". Cemoohan itu disampaikan saat kedua pemimpin berkomunikasi melalui sambungan telepon beberapa waktu lalu.
Trump mengakui percakapannya dengan Netanyahu saat itu diwarnai kata-kata kasar. Kekesalan Trump di telepon terjadi lantaran Israel terus melancarkan serangan ke Lebanon ketika AS berupaya mengakhiri bentrok dan permusuhan dengan Iran.
Iran merupakan sekutu dekat Hizbullah di Lebanon. Kedua pihak selama ini diketahui mempunyai hubungan erat dan saling mendukung dalam beragam bentrok di kawasan.
Pengakuan Trump tersebut disampaikan dalam sebuah wawancara nan ditayangkan pada Rabu (4/6) waktu setempat. Ia menuding Netanyahu bertindak tidak logis dan tidak tahu berterima kasih.
"Saya melakukannya," kata Trump saat membenarkan bahwa dirinya melontarkan cemoohan kepada Netanyahu, seperti dikutip Reuters.
"Saya tidak bakal mengatakan marah. Saya hanya sedikit terganggu dengan kebenaran bahwa dia terus-menerus berbeda dengan Lebanon, Anda tahu," lanjutnya.
Trump kemudian menjelaskan bahwa meski sempat bersitegang melalui telepon, hubungannya dengan Netanyahu tetap dalam kondisi baik.
Sebelumnya, media Axios melaporkan bahwa Trump berulang kali mengeluarkan kata-kata kasar saat berbincang dengan Netanyahu melalui telepon. Ia apalagi disebut mengatakan bahwa tanpa dirinya, Netanyahu mungkin sudah dipenjara.
Trump juga menyinggung bahwa tindakan Netanyahu nan membiarkan serangan Israel ke Lebanon membikin gambaran Israel semakin jelek di mata dunia.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·