Jakarta, CNBC Indonesia - Negosiasi perang Amerika Serkat (AS) dan Iran tak membuahkan hasil meski digelar di Islamabad, Pakistan, akhir pekan lalu. Presiden AS Donald Trump justru memulai ancaman terbarunya, memblokade Selat Hormuz, perairan nan dilewati 20% minyak dunia, nan dikuasai Iran.
Dalam pernyataan terbarunya, Trump menyatakan militernya mulai memblokade kapal-kapal nan meninggalkan pelabuhan Iran pada Senin waktu setempat. menandai eskalasi baru bentrok dengan Teheran.
Dalam pernyataannya di Gedung Putih, Trump menegaskan Iran telah menghubungi Washington untuk membuka kembali negosiasi, namun dia menolak berkompromi.
"Iran tidak bakal mempunyai senjata nuklir. Kita tidak bisa membiarkan suatu negara menakut-nakuti dunia," ujar Trump, seperti dikutip Reuters.
Lalu apa saja perkembangan terbarunya. Berikut rangkuman CNBC Indonesia Selasa (14/4/2026).
1.NATO Tak Akan Ikut Blokade Selat Hormuz
Sekutu dalam aliansi NATO menolak terlibat dalam rencana blokade pelabuhan Iran nan diumumkan Trump. Penolakan ini berpotensi memperuncing ketegangan di dalam aliansi, di tengah bentrok nan telah berjalan enam minggu antara Washington dan Teheran.
Sejumlah negara kunci Eropa, seperti Inggris dan Prancis, menegaskan tidak bakal ikut serta dalam blokade. Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer mengatakan pihaknya menolak langkah tersebut.
"Kami tidak mendukung blokade. Keputusan saya sangat jelas bahwa apa pun tekanannya, kami tidak bakal terseret ke dalam perang," ujarnya kepada BBC.
Sebagai alternatif, negara-negara NATO tengah menyiapkan inisiatif untuk mengamankan pelayaran di Selat Hormuz setelah bentrok mereda. Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte sebelumnya menyebut aliansi dapat berkedudukan jika seluruh 32 personil menyepakati pembentukan misi bersama.
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengungkapkan negaranya bakal menggelar konvensi dengan Inggris dan mitra lain guna membentuk misi multinasional. Misi nan sepenuhnya melindungi ini, nan berbeda dari pihak-pihak nan bertikai.
2.Hizbullah Minta Lebanon Batalkan Perundingan dengan Israel
Pemimpin Hizbullah Naim Qassem mendesak Lebanon untuk membatalkan pertemuan nan direncanakan dengan Israel di Washington, AS. Ini mengulangi penolakan kelompoknya terhadap negosiasi langsung dengan Israel.
"Kami menyerukan sikap berhistoris dan heroik dengan membatalkan pertemuan negosiasi ini," kata Qassem, nan kelompoknya nan didukung Iran telah bertempur dengan Israel sejak 2 Maret, dalam pidato nan disiarkan televisi.
Duta Besar Lebanon dan Israel untuk AS sendiri dijadwalkan berjumpa pada hari Selasa. Trump menjadi mediator keduanya.
3.Pasar Energi Suram
April bisa menjadi bulan nan lebih susah daripada Maret untuk pasar daya dan ekonomi. Hal ini dikatakan Kepala Badan Energi Internasional Fatih Birol.
Menurutnya sebenarnya selama Maret, penduduk bumi tetap menyaksikan pengiriman kargo nan dimuat sebelum krisis di Timur Tengah. Tetapi selama bulan April, tegasnya, tidak ada nan dimuat.
"Semakin lama gangguan berlangsung, semakin parah masalahnya," katanya kepada wartawan setelah pertemuan di Dana Moneter Internasional di Washington.
4.Trump Klaim 34 Kapal Melewati Selat Hormuz
Tump mengatakan bahwa 34 kapal telah melewati Selat Hormuz kemarin. Tetapi nomor tersebut belum dapat dikonfirmasi.
"34 Kapal melewati Selat Hormuz kemarin, nan merupakan jumlah tertinggi sejak penutupan tolol ini dimulai," Trump memposting di Truth Social miliknya.
5.Trump Tolak Meminta Maaf ke Paus Leo
Trump menolak meminta maaf ke Pemimpin Gereja Katolik di Vatikan. Ia mengatakan dia "tidak perlu meminta maaf" setelah mengkritik seruan Paus Leo XIV untuk mengakhiri bentrok di Timur Tengah.
"Paus Leo mengatakan hal-hal nan salah," ujarnya.
"Dia sangat menentang apa nan saya lakukan mengenai Iran, dan Anda tidak bisa membiarkan Iran mempunyai senjata nuklir," kata Trump.
"Paus sangat lemah dalam perihal kejahatan dan hal-hal lainnya."
Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Italia Giorgia Meloni mengecam kritik Trump terhadap Paus Leo. Ia menyebutnya sebagai perihal "yang tidak dapat diterima".
6.Trump Klaim Iran Ingin Bernegosiasi Lagi
Trump mengatakan perwakilan Iran telah menelepon untuk membikin kesepakatan perdamaian. Ini setelah pembicaraan di Pakistan berhujung pada akhir pekan tanpa kesepakatan.
"Saya dapat memberi tahu Anda bahwa kami telah dihubungi oleh pihak lain. Mereka mau membikin kesepakatan. Sangat, sangat ingin," katanya kepada wartawan di luar Ruang Oval, tanpa menyebut pejabat mana nan telah menelepon.
7.Israel Serang 150 Target Hizbullah
Militer Israel menyerang sekitar 150 sasaran Hizbullah di Lebanon selama 24 jam. Ini terjadi di tengah persiapan pembicaraan tenteram dengan pejabat Lebanon di Washington.
"Dalam 24 jam terakhir, sekitar 150 sasaran organisasi teroris Hizbullah telah diserang di beragam wilayah di Lebanon selatan," kata militer, menambahkan bahwa sasaran tersebut termasuk "struktur militer, titik peluncuran rudal anti-tank, dan pusat komando teror".
8.AS Ancam Bom Kapal Serang Iran
Trump mengatakan pasukan AS bakal menghancurkan setiap "kapal serang cepat" Iran nan mendekati blokade angkatan laut Amerika . Militer AS sendiri memblokir pelabuhan Iran sejak Senin.
"Peringatan: Jika ada kapal-kapal ini nan mendekati BLOKADE kami, mereka bakal segera DIHAPUS," katanya di jaringan Truth Social miliknya, menambahkan bahwa sisa angkatan laut Iran telah "dimusnahkan sepenuhnya".
"Militer AS bakal menggunakan sistem pembunuhan nan sama nan kita gunakan terhadap para pengedar narkoba di kapal-kapal di laut," kata presiden, merujuk pada serangan udara terhadap kapal-kapal nan diduga mengangkut narkoba di lepas pantai Venezuela.
9.Nasib Gencatan Senjata AS-Iran
Perdana Menteri P(PM) akistan Shehbaz Sharif mengatakan gencatan senjata antara AS dan Iran dalam status "bertahan". Menurutnya upaya sedang dilakukan untuk mencapai kesepakatan setelah pembicaraan akhir pekan gagal.
"Gencatan senjata tetap memperkuat dan, saat saya berbicara, upaya penuh sedang dilakukan untuk menyelesaikan masalah-masalah nan belum terselesaikan," kata Sharif dalam rapat kabinet dalam pernyataan singkat nan disiarkan televisi.
(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·