PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump.(Dok. The White House)
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump kembali menyerukan agar negara bagian New Mexico di wilayah barat daya AS segera mengganti namanya menjadi "New America". Seruan ini disampaikan Trump sebagai bagian dari upayanya untuk mempertegas identitas nasional Amerika Serikat.
"New Mexico kudu segera mengganti namanya menjadi New America. Kita bukan Meksiko, kita Amerika Serikat!" tulis Trump melalui platform media sosial miliknya, Truth Social, pada Senin waktu setempat.
Trump menyatakan bahwa perubahan nama tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan nilai ekonomi dan martabat negara bagian tersebut. Menurutnya, nama "New America" bakal memberikan akibat positif langsung bagi masyarakat setempat.
"Ia berbicara nama usulannya tersebut bakal 'meningkatkan nilai dan prestise' negara bagian AS itu. Harga rumah dan pemasukan bakal meningkat, dan Anda sekalian bakal semakin bangga saat memberi hormat kepada bendera Amerika kita nan cantik!" ujar Trump.
Selain argumen ekonomi, Trump juga mengaitkan perubahan nama ini dengan integritas politik. Ia menyindir sistem pemilihan di wilayah tersebut dengan menyatakan bahwa dengan nama baru, pemilu nan selama ini dia klaim penuh kecurangan bisa menjadi jujur kembali.
Tren Perubahan Nama oleh Trump
Langkah Trump untuk mengubah nama-nama geografis nan dianggap kurang "Amerika" bukan kali ini saja terjadi. Pada Agustus lalu, Trump telah meneken petunjuk untuk mengganti nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika di tengah ketegangan perdagangan dengan Kanada.
Namun, langkah tersebut mendapat penolakan keras dari pihak Kanada. Perdana Menteri Kanada Mark Carney menegaskan bahwa nama waduk tersebut mempunyai nilai sejarah nan lebih tua daripada Amerika Serikat maupun Kanada sendiri, sehingga pihaknya bakal tetap menggunakan nama asli.
Selain Danau Ontario, Trump tercatat telah mengubah nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika. Di Florida, sebuah jalan raya dan airport nan terletak di dekat kediaman pribadinya juga telah diganti menggunakan namanya.
Meski demikian, tidak semua upaya Trump melangkah mulus. Usahanya untuk menyematkan namanya di pusat kebudayaan Kennedy Center kandas setelah pengadilan memerintahkan pencopotan nama Trump dari muka gedung tersebut, hanya enam bulan setelah dipasang. (Ant/Sputnik/H-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·